PMII Gresik : Manajemen yang Efektif Jadi Instrumen Kepemimpinan yang Progresif

oleh -248 Dilihat
ANTUSIAS. Para peserta Pelatihan Manajemen Tata Organisasi (PMTO) 2023, di PP Roudhotul Mutaallimin Bedanten Bungah Gredik, pada tanggal 1-2 Juni 2023, nampak terlihat antusias ikuti kegiatan. Foto: Chofifah QN/NUGres
ANTUSIAS. Para peserta Pelatihan Manajemen Tata Organisasi (PMTO) 2023, di PP Roudhotul Mutaallimin Bedanten Bungah Gredik, pada tanggal 1-2 Juni 2023, nampak terlihat antusias ikuti kegiatan. Foto: Chofifah QN/NUGres

BUNGAH | NUGres – Untuk menyiapkan kepengurusan selanjutnya yang lebih baik, Pengurus PMII Rayon FKIP Ki Hajar Dewantara Gresik menggelar Pelatihan Manajemen Tata Organisasi (PMTO) 2023, di PP Roudhotul Mutaallimin Bedanten Bungah, pada tanggal 1 – 2 Juni 2023.

Meningkatkan kualitas kader sebagai bentuk REVOLUSI (Revitalisasi organisator yang loyal, unggul, dan solutif, menuju organisasi yang progresif) dilakukan agar perkembangan dan laju produktivitas kepemimpinan berjalan lebih efektif serta efisien.

Ketua Rayon FKIP Ki Hajar Dewantara PK PMII Qomarudin Evolution Gresik, Titin Masruroh, menuturkan kepemimpinan dalam suatu organisasi dirasa sangat penting, karena memiliki peranan yang strategis dalam mencapai tujuan organisasi.

Menurutnya, Pemimpin yang tidak memiliki kemampuan dan keterampilan menduduki jabatan akan berpengaruh pada pola berfikir dan bertindak sembrono.

Simak Juga:  PMII Akar Bumi Bikin Goes to School di MA Miftahul Ulum Menganti Gresik

“Kepemimpinan yang efektif adalah meletakkan hal pertama menjadi yang utama, tahu bagaimana mengatur kinerja para anggota, mengembangkan SDM, serta mengelola organisasi. Sedangkan manajemen yang efektif adalah disiplin, untuk mencapainya,” tuturnya, Kamis (1/6/2023).

Terdapat 5 materi yang dibekalkan kepada seluruh kader internal maupun eksternal (Bawean). Mulai dari Manajemen Organisasi, Tata Kelola Administrasi, GBHO (Konsep Kaderisasi), Leadership, Retorika, dan Teknik Persidangan.

“Para kader akan belajar mengenai struktur organisasi, job deks/tupoksi, struktur kepanitiaan, seni berbicara Aristoteles, hak dan kewajiban anggota maupun pengurus, tugas sebelum dan setelah MAPABA, teori dasar kepemimpinan (pengertian dan model kepemimpinan), tujuan dan tipologi kepemimpinan,” ucapnya.

“Kemudian pengertian administrasi, administrasi PMII, tata cara surat menyurat, teknik pembuatan LPJ dan proposal, mekanisme persidangan, serta pengambilan keputusan. Ini juga sebagai rangkaian Harlah keempat FKIP Ki Hajar Dewantara,” imbuhnya.

Simak Juga:  KH Nuril Huda Wafat, Keluarga Alumni PMII di Gresik Kenang Nasihat dan Sikap Teguhnya

Sementara itu Ketua Umum PMII Gresik Muhammad Ali Ma’sum mengatakan, manajemen yang efektif dapat membawa alur kepemimpinan ke depan seperti apa. Dalam laju organisasi dibutuhkan kualitas tata kelola yang baik.

“Seorang pemimpin diharapkan memiliki kecakapan teknis maupun managerial yang profesional. Kecakapan teknis tersebut sesuai dengan bidangnya, sedangkan kecakapan managerial menuntut perannya dalam memimpin orang lain,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *