BUNGAH | NUGres – Dalam semangat kebersamaan dan tekad membangun peradaban, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama Mojopurowetan masa Khidmat 2025 – 2028 melaksanakan Rapat Kerja (Raker) pada Selasa (8/7/2025) pagi.
Raker PR Fatayat NU Mojopurowetan berlangsung di Jam’iyah Majlis Wat Ta’limurrohim, samping kediaman salah seorang pengurus Pimpinan Ranting Fatayat NU Mojopurowetan.
Dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus baru PR Fatayat NU Mojopurowetan masa khidmat 2025–2028 beserta pembina organisasi, Raker mengusung tema “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia”.
Pembukaan ditandai dengan tawasul dan Fatihah secara bersama-sama, menjadi penguat harapan, agar nantinya program kerja yang dirumuskan dapat berjalan dengan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan NU di Mojopurowetan, Kecamatan Bungah Gresik.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan kelompok bidang yang difasilitasi langsung oleh pengurus harian. Masing-masing bidang menyusun program kerja, kemudian melakukan presentasi dan diskusi terbuka bersama anggota lain.
Raker kali ini bukan hanya menjadi ajang menyusun kegiatan semata, melainkan juga sebagai ruang strategis untuk memperkuat ukhuwah organisasi, meningkatkan koordinasi antarbidang, serta melakukan evaluasi dan perumusan program prioritas. Tujuannya, dalam satu tahun ke depan tersusun rapi, terarah, efisien, dan berdampak.
“Tanpa raker, organisasi bisa kehilangan arah,” ujar salah satu peserta. Karena itulah, momen ini menjadi sangat penting untuk menentukan arah gerak PR Fatayat NU Mojopurowetan dalam menjawab kebutuhan zaman yang terus berubah. Melalui musyawarah ini, lahir program-program yang tidak hanya aplikatif, tetapi juga relevan dengan realitas perempuan, keluarga, dan masyarakat desa.
Setelah seluruh bidang menyepakati program kerja, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk syukur dan semangat kebersamaan. Kebersamaan ini menjadi simbol perjuangan kolektif perempuan muda NU yang terus berproses, berjuang, dan memberikan perubahan positif bagi Desa Mojopurowetan.
Setiap tawa, diskusi, dan ide yang muncul di raker ini adalah bukti bahwa perempuan NU bukan hanya pendamping, tapi pelaku utama perubahan.
Raker ditutup dengan doa dan makan bersama sebagai simbol ukhuwah dan ungkapan syukur. Dari Mojopurowetan, semangat itu terus menjalar, membawa harapan besar bagi Indonesia dan dunia.
Ketua PR Fatayat NU Mojopurowetan, Noviya Arini Kikmah, ataupun sapaan sahabat Nofi menyampaikan harapannya.
“Semoga jumlah anggota Fatayat NU Mojopurowetan semakin banyak. Semakin oke, dan lebih banyak menghadirkan kemaslahatan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, wabil khusus masyarakat Mojopurowetan,” harapnya.
Dengan terselenggaranya raker ini, PR Fatayat NU Mojopurowetan meneguhkan diri sebagai organisasi yang hidup, aktif, dan menjadi cahaya kebaikan bagi perempuan Indonesia dan peradaban dunia—dimulai dari desa kecil yang penuh semangat besar, Mojopurowetan.
Penulis: Ahmad Mubarok
Editor: Chidir Amirullah

