GRESIK | NUGres – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gresik, resmi dilantik untuk masa khidmat 2025-2027. Pelantikan tersebut diselenggarakan di Aula Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Ahad 4 Januari 2026. Mengusung tema “Future Starts Here: Empower, Educate, Elevate”, sebagai arah gerak organisasi pelajar NU Gresik periode ini.
Prosesi pelantikan dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) IPNU dan IPPNU Jawa Timur. Pelantikan tersebut menandai kepemimpinan baru PC IPNU IPPNU Gresik yang secara resmi dipimpin oleh rekan Fatkhur Rohman selaku Ketua PC IPNU Gresik, serta rekanita Aminatus Sholikhah sebagai Ketua PC IPPNU Gresik.
Tidak hanya itu, acara ini turut dihadiri oleh Bupati Gresik, Ketua maupun perwakilan PW IPNU IPPNU Jawa Timur, PCNU Gresik bersama sejumlah Badan Otonom NU di Gresik, serta jajaran pengurus IPNU IPPNU Pimpinan Komisariat, Anak Cabang, hingga PC se-Korda Pantura. Serta berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan Kabupaten Gresik.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pelaksana Pelantikan dan Raker PC IPNU IPPNU Gresik masa khidmat 2025 – 2027, Jiddan Gamal Kondas menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini, diantaranya Pemkab Gresik yang telah memfasilitasi tempat kegiatan pelantikan.
Di penghujung sambutannya, rekan Jiddan mempersembahkan seikat pantun, “Langkah tegap menyongsong masa depan. Tradisi dijaga, prestasi dikedepankan. IPNU IPPNU terus di garis terdepan. Pelajar NU unggul, berkarakter dan berkemajuan. Mekar seribu bunga di taman, Mekar cintaku pada ikatan” ucapnya.
Sementara itu Ketua PC IPNU Gresik, Fatkhur Rohman menyampaikan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar untuk mewujudkan komitmen, integritas, dan kerja nyata demi kemajuan pelajar NU di Kabupaten Gresik.
“IPNU akan terus hadir dalam pembinaan pelajar, penguatan literasi kepemimpinan, serta pemberdayaan potensi generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa,” tuturnya.
Rekan Fatkhur juga mengungkapkan bahwa organisasi pelajar dalam naungan PC IPNU IPPNU Gresik memiliki struktur yang cukup besar. Disebutkannya, meliputi 16 PAC yang berkedudukan di kecamatan. 270 Pimpinan Ranting (PR) di wilayah desa, dan 50 Pimpinan Komisariat (PK) yang berada dalam naungan lembaga pendidikan dan pondok pesantren.
Pada gilirannya, Ketua PC IPPNU Gresik, rekanita Aminatus Sholikhah menyampaikan tentang hadirnya Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP), sebagai respons PC IPNU IPPNU Gresik terhadap persoalan kekerasan seksual dan perundungan bagi pelajar perempuan.
“LKPP diarahkan untuk menjadi ruang aman pendampingan dan pemberdayaan pelajar putri se-Kabupaten Gresik. Sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan martabat pelajar perempuan,” tandasnya.
Ia juga menyampaikan harapan kepada seluruh stakeholder, termasuk Majelis Alumni PC IPNU IPPNU Gresik, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), di Kabupaten Gresik agar sedianya dapat memberi dukungan demi suksesnya gerakan pelajar NU yang berdampak, inklusif, serta berkelanjutan.

Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E.,M.MB., menyampaikan dukungan penuh kepada PC IPNU IPPNU Kabupaten Gresik. Ia mendoakan agar seluruh kader sukses dan khidmat dalam berorganisasi. Bupati juga menyampaikan pesan pentingnya agar IPNU IPPNU berani keluar dari zona nyaman dan mulai terjun ke persoalan nyata di tengah masyarakat.
“Silahkan susun rencana kerja sesuai tantangan yang ada. Fokus utamanya adalah bagaimana organisasi ini hadir sebagai solusi bagi warga, melampaui kepentingan internal semata,” ujarnya. Ia juga mendorong kader IPNU IPPNU untuk aktif berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan harap usulan dari Pelajar NU bisa menyentuh kebutuhan sosial dan pendidikan agar karakter masyarakat Gresik semakin kuat.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan peluncuran batik lokal besutan PC IPNU IPPNU Gresik. Batik ini merupakan hasil gagasan dan karya kader sebagai upaya memperkuat identitas pelajar Nahdlatul Ulama sekaligus bentuk kontribusi nyata IPNU IPPNU dalam pelestarian budaya lokal dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.

Peluncuran batik lokal ini menjadi simbol bahwa gerakan pelajar NU tidak hanya bergerak di ranah kaderisasi dan pendidikan, tetapi juga turut hadir dalam merawat kearifan lokal serta mendukung potensi budaya Gresik agar tetap hidup dan relevan di kalangan generasi muda.
Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi PC IPNU IPPNU Gresik untuk memperkokoh peran strategis pelajar NU sebagai agen perubahan yang berdaya, mampu berkolaboratif, serta berorientasi pada masa depan.
Penulis: Mahera Lusiana Ningsih
Editor: Chidir Amirullah

