GRESIK | NUGres – Ikatan Guru Kelompok Bermain Muslimat Nahdlatul Ulama (IGKBM NU) se-Kecamatan Dukun, Gresik, menggelar kegiatan Rihlah dan Sowan Kiai, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 guru Kelompok Bermain (KB) Muslimat NU sebagai ikhtiar spiritual untuk memperkuat keberlanjutan lembaga pendidikan.
Rangkaian rihlah diawali dengan sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Prof. Dr. (HC) KH Abdul Ghofur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sunan Drajat, sebelum ditutup dengan outbound kebersamaan di Pantai Klayar, Lamongan. Seluruh agenda berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Ketua IGKBM NU Kecamatan Dukun, Siti Jamilah S.Pd.I., menyampaikan bahwa rihlah dan sowan kiai merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan ini menjadi sarana ngalap barokah kepada para masyayikh sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik KB Muslimat NU.
“Melalui sowan dan ziarah ini, kami berharap mendapatkan keberkahan dan kekuatan batin, agar para guru semakin istiqamah dalam mendidik generasi usia dini di Kecamatan Dukun,” ujarnya melalui keterangan yang diterima NUGres, Senin (12/1/2026) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PAC Muslimat NU Dukun, Hj. Choiroh, yang memberikan dukungan penuh atas inisiatif IGKBM NU. Kehadiran jajaran PAC Muslimat NU menjadi penguat sinergi antara struktur organisasi dan para pendidik di tingkat lembaga.
“Alhamdulillah, IGKBM NU Kecamatan Dukun bisa merealisasikan program kerjanya. Di antaranya sowan ke Kiai Abdul Ghofur di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Kami mendapatkan tausiyah serta ijazah amalan dan doa demi kemajuan lembaga KB Muslimat NU Kecamatan Dukun dan kesejahteraan para guru yang mengabdi,” tuturnya.
Hj. Choiroh juga mengapresiasi IGKBM NU yang mengisi kegiatan outbound di Pantai Klayar dengan berbagai permainan edukatif. Selain itu, momen tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan hasil Pelatihan Pembelajaran Mendalam yang telah diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Gresik.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di tahun-tahun mendatang dengan pelaksanaan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Kegiatan rihlah dan sowan kiai ini tidak hanya menjadi ruang refleksi spiritual, tetapi juga momentum penyegaran bagi para guru KB Muslimat NU agar terus bersemangat menjalankan amanah pendidikan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Editor: Chidir Amirullah



