Rijalul Ansor Bungah Gelar Ngaji Kitab Keliling Kampung

oleh -79 Dilihat
Ngaji kitab Idhotun Nasyi'in oleh KH. Fadhil di Desa Pegundan, Bungah, Gresik. Sabtu (03/09).

BUNGAH | NUGres – Penguatan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) an-Nahdliyah menjadi kegiatan yang wajib dilakukan bagi jajaran pengurus NU dan seluruh Banomnya. Salah satunya kegiatan ngaji kitab kuning yang digelar oleh Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor (RA) Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik.

Berawal dari kegiatan internal jajaran pengurus, pengajian kitab ‘Idhotun Nasyi’in’ karya Syech Mustofa Alghalayani yang disampaikan oleh KH. Fadhil Sa’id Annadwi, Lc., ini berlanjut menjadi pengajian rutin keliling ke Ranting-ranting atau Desa-desa.

Bahkan kali ini, puluhan warga Nahdhiyyin dari berbagai kalangan mulai tokoh masyarakat, hingga pejabat Desa Pegundan, guyub mengikuti pengajian rutin yang diselenggarakan, bekerjasama dengan GP Ansor ranting Pegundan di Masjid Darul Muttaqin Desa Pegundan, Sabtu (03/09).

Simak Juga:  M Baihaqi Alamsyah dan Erniawati Nakhodai PAC IPNU IPPNU Bungah Gresik 2024 - 2026

Ketua GP Ansor Ranting Pegundan, Firman Maulana mengatakan, kegiatan sengaja digelar umum sebagai penguatan ajaran Aswaja kepada masyarakat. Terutama generasi muda.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai penguatan ajaran Aswaja dan motivasi kepada masyarakat secara umum, dan generasi muda secara khusus,” kata Firman.

Dikatakan Firman, butuh waktu dua minggu untuk menyiapkan suksesi kegiatan ini. Mulanya, pihak pengurus Ansor ranting Pegundan berkoordinasi dengan pengurus takmir Masjid, kemudian berlanjut ke Ketua Ranting NU dan Kepala Desa.

“Setelah kita melakukan koordinasi untuk persiapan acara, alhamdulillah seluruh pihak merespon dengan baik. Bahkan kemarin usai sholat Jum’at diumumkan oleh pihak pengurus takmir masjid,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsul Arifin selaku Ketua MDS Rijalul Ansor Bungah dalam sambutannya menuturkan, kegiatan yang telah berjalan selama kurang lebih 3 tahun ini rutin digelar dari desa ke desa. Hal ini dilakukan guna untuk mengkaji hasanah keilmuan pesantren.

Simak Juga:  Kota Santri Memanas, Usai Viral Ujaran Penistaan Pada Salah Satu Kyai Sepuh di Gresik

“Kita ingin mengistiqomahkan kegiatan ini, disamping sebagai penguatan Aswaja, kita juga ingin kembali mengkaji hasanah keilmuan pesantren,” terangnya.

Sementara, Ketua PAC GP Ansor Bungah, Ahmad Shodiq berharap, pengajian ini dapat menjadi penyegaran dan semangat seluruh jajaran pengurus Ansor ditingkat ranting-ranting dalam menjalankan organisasi banom NU.

Pewarta : Rifqi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *