Sarana Silaturahim dan Penguatan Spiritual, Pelajar NU Mojopurowetan Bungah Gresik Laksanakan Khatmil Qur’an

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Sejumlah pelajar yang tergabung dalam organisasi Pelajar NU di Mojopurowetan Bungah Gresik tampak khidmat melaksanakan khatmil Qur'an, Jumat (13/6/2025). Foto: dok. PR IPNU IPNU IPPNU Mojopurowetan/NUGres

BUNGAH | NUGres – Di tengah sunyinya pagi para Jum’at Legi, 13 Juni 2025, Mushala Raudhatul Jannah Mojopurowetan menjadi saksi hadirnya cahaya-cahaya Qur’ani yang memancar dari semangat para pemuda dan pelajar desa.

Dengan mengusung semangat kebangkitan generasi muda Nahdlatul Ulama, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Mojopurowetan kembali menggagas sebuah dobrakan baru yaitu rutinan khatmil Qur’an.

Dimulai pukul 05.30 WIB, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari bibir para pelajar. Satu per satu, secara bergantian, mereka membaca secara tuntas 30 juz, ditutup dengan doa penuh harap dan khidmat.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, namun sebuah gerakan spiritual yang penuh makna dan tujuan. Hal tersebut seperti dikatakan oleh Ketua Pimpinan Ranting (PR) IPNU Mojopurowetan, Mohammad Adrian Rizqi Tsani. Karenanya, ia sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami dari PR IPNU IPPNU Mojopurowetan ingin menghadirkan sebuah dobrakan baru di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata bahwa IPNU hadir membawa semangat Qur’ani, memperkuat nilai spiritual, dan menjadi penggerak kebangkitan pemuda di desa ini,” ucap rekan Adrian.

Ia juga menegaskan bahwa pelajar juga bisa menjadi pelopor kebaikan, pelopor perubahan, dan penjaga nilai-nilai tradisi ke-Islam-an yang luhur.

“Mengawali dengan langkah kecil, tapi kami yakin akan berdampak besar untuk masa depan Mojopurowetan,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Koordinator Departemen Dakwah dan Keislaman PR IPNU IPPNU Mojopurowetan, Ahmad Rafi Darojat, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk cinta sekaligus strategi dakwah yang diharapkan dapat menginspirasi.

“Khatmil Qur’an ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ikhtiar mulia yang sangat istimewa. Ini adalah bentuk cinta kami kepada Al-Qur’an, dan wujud syukur kami sebagai generasi muda yang masih diberi kesempatan untuk merawat Al Qur’an,” kata rekan Rafi.

Kegiatan ini, sambungnya, juga menjadi ruang konsolidasi antaranggota, mempererat ukhuwah, dan memperkuat identitas ke-NU-an generasi muda.

“Dengan menggandeng masyarakat dan tokoh agama, kegiatan ini membangun sinergi lintas generasi demi menjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah,” tandasnya.

Penulis: Ahmad Mubarok
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment