Sinergi Fatayat di Empat Cabang Sepakat Bentuk Tim Mitigasi Korban Covid

oleh -57 Dilihat

KOTA | NUGres – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan PC Fatayat NU Bawean, PC Fatayat NU Surabaya, dan PC Fatayat NU Sidoarjo, menyelenggarakan Webinar 3 Serangkai dengan tema “Semangat Tiga Serangkai dalam PPKM Darurat di Masa Pandemi Covid-19” pada hari Ahad 25 Juli 2021.

Spirit Tiga Serangkai yang dimaksud merupakan semangat dari tiga tokoh pendiri Fatayat, Chuzaimah Mansur dari Gresik, Aminah Mansur dari Sidoarjo, dan Murtosijah Chamid dari Surabaya. “Maka sudah saatnya kini, spirit 3 serangkai bersinergi bersama mengahadapi situasi pandemi untuk berkhidmah kepada umat nahdliyin” ungkap Ainul Farodisa, ketua PC Fatayat NU Gresik.

Dalam webinar tersebut ditekankan bahwa upaya percepatan penaganan pandemi Covid-19 di Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.

Simak Juga:  Jajaki Kerja Sama, PAC GP Ansor Gresik Kunjungi RSI Nyai Ageng Pinatih

Sahabat Ummi Nahdliyah dari PW Fatayat NU Jawa Timur menggarisbawahi tentang khidmah Fatayat untuk umat dalam masa pandemi ini adalah ikhtiar yang lengkap baik lahir maupun batin. “Ikhtiar batiniah yakni menggelar doa bersama dan istighosah. Sedangkan secara lahiriah misalnya membekali pengetahuan tentang bagaimana menghadapi pandemi, mendata kader yang sedang isolasi mandiri, kepedulian terhadap sahabat dan keluarganya yang sedang dirawat di RS,” ungkapnya. Sahabat Ummi juga mengusulkan agar Fatayat membangun fasilitas call center bagi sahabat-sahabat yang membutuhkan.

Sahabat dari PAC Fatayat Manyar Gresik, dokter Nila Hapsari, mengusung usulan tentang dibentuknya tim mitigasi Fatayat, yakni tim yang mendata jumlah anggota Fatayat yang sedang isoman di tiap PAC bahkan di tiap ranting. Memberikan edukasi tentang pelaksanaan isoman, apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk menunjang kesembuhan sahabat yang sedang isoman. Selain itu Sahabat Nila juga mengusulkan dapur darurat di masing-masing PAC untuk menyediakan makanan siap saji. Karena kebutuhan yang disuplai biasanya adalah sembako, dan tidak semua pasien isoman bisa melakukan aktivitas memasak di rumah karena faktor kesehatannya tersebut.

Simak Juga:  Keriangan Pelajar Madrasah di Gresik Kala Jajaki Outbond di Eks Tambang Kidang Kuning

Terkait usulan hasil webinar tersebut, PC Fatayat NU Gresik merespon positif dan akan segera memberikan tindak lanjut. “Kita akan rapatkan lebih jauh dengan sahabat pengurus, rencana akan kami seriusi dan kami laksanakan.” Tutup Ainul Farodisa. (Syafiuno)

Advertisment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *