GRESIK | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-58, SMA NU 1 Gresik menggelar ziarah ke makam para muassis dan kepala sekolah terdahulu sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas perjuangan mereka dalam membangun pondasi pendidikan di Kabupaten Gresik.
Rangkaian ziarah dimulai dari Makam Almarhum Drs. H. Asnan Noor di komplek makam Sumur Songo Sidokumpul. Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke makam almarhum Ali Usman, S.H di komplek makam Tlogopojok, kemudian berziarah ke makam almarhum H. Zainul Fuad Basyir S.Ag. M.A di makam Islam Randuagung. Rangkaian ziarah ditutup di makam almarhum Drs. H. Nasihuddin, M.Pd di Betoyokauman, Kecamatan Manyar Gresik.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga sarana untuk meneladani semangat dan dedikasi para pendahulu dalam memperjuangkan pendidikan.
Kepala SMA NU 1 Gresik, Dr. H. Agus Syamsudin, M.A, menyampaikan harapannya agar seluruh civitas akademika dapat mengambil teladan dari perjuangan para muassis dan kepala sekolah terdahulu.
“Semoga kita bisa meneladani perjuangan para pendahulu SMA NU 1 Gresik, salah satunya berupaya mewujudkan pendidikan berkualitas dengan mencetak lulusan yang berdaya saing global,” ungkapnya, melalui keterangan yang diterima NUGres, Jumat (23/1/2026).
Momentum Harlah ke-58 ini diharapkan semakin memperkuat komitmen SMA NU 1 Gresik dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman serta tradisi Nahdlatul Ulama.
Sebagai informasi, sebelum menggelar ziarah ke makam pendiri dan kepala sekolah pendahulu, rangkaian peringatan Harlah ke-58 SMA NU 1 Gresik yang bertepatan dengan momen Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini juga diisi dengan doa bersama di sekolah. Selain itu, digelar pula kegiatan Ekspo Kampus serta Musyawarah Besar Ikatan Alumni SMA NU 1 Gresik (Mubes IKANUSA 2026).
Editor: Chidir Amirullah



