Songsong Ramadhan 1446 H, Penutupan Rutinan MDS Rijalul Ansor Kebomas Digelar di Situs Giri Kedaton Gresik

Luthfi Anshori - NUGres Luthfi Anshori - NUGres
Jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kebomas mengabadikan momen di Situs Giri Kedaton Gresik seusai menggelar rutinan Rijalul Ansor, Senin (3/2/2025) malam. Foto: dok PAC GP Ansor Kebomas/NUGres

KEBOMAS | NUGres – Menyongsong hadirnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kebomas menyelenggarakan penutupan rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) di Situs Giri Kedaton, pada Senin (3/2/2025) malam. Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Senin (3/2/2025) malam.

Situs Giri Kedaton yang terletak di antara pemukiman warga di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kebomas Gresik ini dahulu merupakan istana atau pusat Pemerintahan era Giri I yakni Sunan Giri atau Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin, yang kemudian diteruskan secara turun temurun oleh para keturunannya. Situs Giri Kedaton diketahui didirikan oleh kanjeng Sunan Giri pada sekitar tahun 1487 Masehi.

Sementara dalam kegiatan Rijalul Ansor ini tampak dihadiri oleh Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kebomas, Abdul Karim, ST., didampingi oleh Ketua PAC GP Ansor Kebomas, M. Chusnul Fuadi beserta jajaran serta perwakilan Pimpinan Ranting GP Ansor yang tersebar di Kecamatan Kebomas, Gresik.

Dalam rutinan Rijalul Ansor ini PAC GP Ansor Kebomas turut mengambil sikap atas munculnya kembali organisasi terlarang dengan berbagai kedok. Foto: dok PAC GP Ansor Kebomas/NUGres
Dalam rutinan Rijalul Ansor, PAC GP Ansor Kebomas turut menyoroti atas fenomena munculnya kembali simbol-simbol organisasi terlarang. Foto: dok PAC GP Ansor Kebomas/NUGres

Ketua PAC GP Ansor Kebomas, M. Chusnul Fuadi dalam sambutannya memberikan kecaman terhadap sekelompok massa yang mengkibarkan bendera organisasi terlarang.

“Kami sangat menyayangkan adanya gerakan yang dilakukan sekelompok massa yang membawa bendera maupun simbol-simbol organisasi terlarang dengan melakukan long march di Kota Surabaya pada tangal 2 Februari 2025 kemarin,” ujarnya.

Kami menginstruksikan kepada sahabat-sahabat Ansor Kebomas untuk merapatkan barisan, tidak memberikan ruang gerak bagi organisasi yang berusaha merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah Kebomas ini.

Sementara, dalam kesempatan itu Sekretaris MWCNU Kebomas, Abdul Karim, ST memberikan pesan kepada pengurus pentingnya kaderisasi.

“Organisasi bisa dikatakan sehat apabila kaderisasinya berjalan dengan baik, dan salah satu keberhasilan dari pengurus Ansor saat ini adalah bisa menempatkan kader-kader terbaiknya di kepengurusan MWCNU Kebomas,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan karena sebentar lagi PAC GP Ansor Kebomas periode ini mau habis, oleh karena itu, pihaknya menyampaikan para pengurus PAC untuk memonitor dan turba (turun ke bawah) untuk kepengurusan ranting GP Ansor di Kecamatan Kebomas.

Penulis: Luthfi Anshori 
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment