Ta’aruf dan Launching Program Umroh, KBIHU MWCNU Cerme Gresik Perkuat Sinergi Pelayanan Jamaah

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme menggelar ta’aruf dan launching program Umroh, Ahad (7/12/2025). Foto: dok MWCNU Cerme/NUGres

CERME | NUGres – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (KBIHU MWCNU) Cerme menggelar kegiatan Ta’aruf dan Launching Program Umroh di Asrama Al Hijrah C, kediaman Rais Syuriyah MWCNU Cerme, Drs. KH. Asyad Jauhari, Ahad (7/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengokohkan pelayanan pembimbingan ibadah bagi masyarakat, khususnya warga nahdliyin di wilayah Kecamatan Cerme, Gresik. Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Ketua KBIHU MWCNU Cerme, H. Muchlisin, S.E., menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap program ini. Dalam arahannya ia menegaskan bahwa sinergi pengurus menjadi kunci keberhasilan pelayanan.

“Kolaborasi dan kebersamaan antara pengurus KBIHU dan MWCNU Cerme sangat kami butuhkan. Dengan dukungan serta doa para masyayikh, insyaAllah program ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.

H. Muchlisin juga menargetkan bahwa program umroh dapat dimulai pada pertengahan tahun 2026, dengan biaya Rp 30.500.000 per orang, serta berkomitmen menghadirkan pelayanan yang amanah dan profesional.

Dukungan serupa datang dari Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme, Ustadz Harianto, M.Pd., yang berharap KBIHU mampu menjadi sarana pemberdayaan warga NU.

“Kita berharap KBIHU ini benar-benar membawa manfaat besar bagi warga Nahdliyin, termasuk yang kurang mampu. Penguatan legal formal dan teknis pelaksanaan harus dirancang dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pengurus untuk tetap kompak dan mendukung agenda-agenda strategis MWCNU Cerme yang sedang berjalan.

Rais Syuriyah MWCNU Cerme, KH. Asyad Jauhari, turut memberikan arahan yang menjadi ruh dalam pengabdian para pengurus. Ia menekankan bahwa niat ikhlas dalam membimbing jama’ah harus selalu menjadi landasan utama.

“Kita ini membimbing jama’ah bukan sekadar menjalankan program, tetapi menjalankan amanah keagamaan. Tanamkan kekompakan dan hindari perpecahan dalam organisasi,” tuturnya.

KH. Asyad juga mengingatkan bahwa KBIHU MWCNU Cerme sejatinya telah ada sejak masa KH. Ghufron Thohir, yang dikenal sebagai pejuang pelayanan jamaah haji yang membina dan membimbing dengan pengorbanan luar biasa.

“Kini saatnya kita melanjutkan kembali perjuangan itu melalui KBIHU yang telah di-SK-kan MWCNU Cerme. Semoga semakin berkembang dan bermanfaat,” tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis program, diskusi serta tanya jawab oleh pengurus KBIHU. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Mahrus Huda M.Pd sebagai Bendahara KBIHU MWCNU Cerme sekaligus Wakil Syuriah MWCNU Cerme.

Dengan semangat kebersamaan yang semakin solid, KBIHU MWCNU Cerme optimis mampu memberikan pelayanan terbaik, amanah, dan sesuai tuntunan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah bagi masyarakat yang bersiap menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.

Penulis: Arif Fahrudin Insani
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment