TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik Jadikan Tahfidz Program Unggulan

oleh -122 Dilihat
Anak Tahfidz TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik Menyematkan Mahkota kepada Ibu. Foto: dok TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin/NUGres
Anak Tahfidz TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik Menyematkan Mahkota kepada Ibu. Foto: dok TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin/NUGres

BUNGAH | NUGres – TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik, menjadikan Tahfidzul Quran sebagai program unggulan lembaga pendidikan usia dini. Hal ini dikemukakan secara langsung oleh Kepala TKM NU 41 Saidatur Rofi’ah, S.Pd., saat acara Imitihan ke-1, pada Sabtu (17/6/2023).

Dalam sambutannya, Saidatur Rofi’ah menyampaikan bahwa Tahfidzul Qur’an adalah salah satu program unggulan di TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin dan ini merupakan tahun pertama untuk program Tahfidzul Qur’an.

Dikatakan juga, kalau dari 23 peserta didik yg memilih program ini, 8 anak sudah berhasil menghafalkan Surat Asy-Syam sampai dengan An-Nas, dengan kualitas hafalan sangat baik.

Hal ini dibuktikan dari 20 prestasi yang diraih peserta didik, 9 diantaranya di bidang Tahfidzul Quran, baik prestasi di tingkat Kabupaten Gresik maupun Provinsi Jawa Timur, antara lain; Festival Tarhib Ramadhan 1444 H di Markas Tahfidz El Zahro, Lomba Tahfidz, Lomba melukis di Media Gypsum MHQ 2023.

Simak Juga:  LP Ma'arif MWCNU Menganti Gresik Gelar Penguatan Kelembagaan Sekolah/Madrasah NU

“Disamping program Tahfidzul Qur’an, TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik ini juga mempunyai beberapa program non akademik, antara lain; menggambar, melukis, membatik, pencak silat dan tari,” pungkasnya.

Sementara Pengawas TK/SD kecamatan Bungah Gresik, Munafiah, menyampaikan enam kemampuan mendasar yang menjadi implementasi program yang diluncurkan Kemendikbudristek.

Lebih lanjut, Munafiah mengatakan bahwa ini merupakan program merdeka belajar episode ke 24 yakni transisi dari PAUD ke SD/MI yang menyenangkan.

Ia juga menjelaskan apa yang sudah dikatakan Mendikbudristek terkait bagian bagian dari 6 kemampuan pondasi tersebut yakni :

  1. Mengenal nilai agama dan budi pekerti,
  2. Keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi,
  3. Kematangan emosi untuk berkegiatan di lingkungan belajar,
  4. Kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar,
  5. Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri,
  6. Pemaknaan belajar adalah suatu hal yang menyenangkan dan positif.
Simak Juga:  Ansor Gedangan Sidayu Luncurkan BUMA

“Jadi salah satu cara untuk memahami karakter anak adalah kita perlu menghargai semua kemampuan anak. Semua potensi tersebut harus dihargai, tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga aspek sosial dan emosional, itu semua perlu di hargai,” tandasnya.

Diketahui acara imtihan ke – 1 TKM NU 41 Hidayatul Mubtadiin Mojopurowetan Bungah Gresik ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya Qiroatul Quran bil ghoib, sambutan Kepala TK, Pengawas TK/SD kecamatan Bungah, Pengurus YPI Nusantara Mojopurowetan Bungah Gresik. Sedangkan Imtihan oleh para penguji, penyematan Mahkota dan sertifikat, dan ditutup dengan doa.

Advertisment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *