Siswa SD Al-Furqon KBD Gresik Antusias Ikuti Outing Class di Rumah Bhinneka Tunggal Ika Surabaya

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Siswa-siswi SD Al-Furqon Kota Baru Driyorejo (KBD) Gresik antusias mengikuti Outing Class di Rumah Bhinneka Tunggal Ika Surabaya. Foto: dok SD Al Furqon KBD Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Keceriaan dan semangat belajar memenuhi Rumah Bhinneka di kawasan Keputih, Surabaya, pada Rabu (19/11/2025). Siswa-siswi kelas 1, 2, dan 3 SD Al-Furqon KBD Gresik mengikuti kegiatan outing class yang dirancang untuk menanamkan nilai toleransi dan keberagaman sejak dini.

Kegiatan ini diikuti seluruh siswa dari tiga tingkat kelas dan didampingi penuh oleh para asatidz dan asatidzah SD Al-Furqon KBD Gresik. Pendampingan tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai proses pembelajaran bersama yang lebih holistik.

Rumah Bhinneka Keputih dipilih sebagai destinasi karena dikenal sebagai pusat edukasi multikulturalisme dan keberagaman. Para peserta disambut dengan suasana hangat dan penuh wawasan, menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dari kelas formal.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya hati dan pikiran. Melihat langsung, berinteraksi, dan memahami bahwa Indonesia indah karena perbedaan adalah tujuan utama kami,” ujar Ustadzah Yuli, Wakil Kepala SD Al-Furqon KBD Gresik dalam keterangannya kepada NUGres.

Selama kegiatan, para siswa diajak mengikuti berbagai sesi interaktif yang menumbuhkan toleransi melalui permainan edukatif dan diskusi ringan. Mereka belajar tentang pentingnya kerja sama lintas suku dan agama, serta bagaimana menghargai teman yang memiliki latar belakang berbeda. Para siswa juga mengunjungi area tematik yang menampilkan miniatur kekayaan budaya Indonesia.

Para asatidz dan asatidzah turut terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, memberikan bimbingan serta penjelasan mendalam mengenai nilai Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Sementara itu, Kepala SD Al Furqon KBD Gresik, Syaifuddin, menambahkan bila Outing class ini menjadi bukti komitmen lembaganya dalam membentuk generasi yang unggul.

“Kami berkomitmen menanamkan ilmu agama, pengetahuan umum, serta karakter kebangsaan kepada siswa-siswi. Mengajak anak-anak belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Ini yang jadi fokus utama,” tambahnya, memungkasi.

Di akhir kegiatan, para siswa-siswi kembali ke Gresik dengan membawa pengalaman bermakna dan pemahaman baru bahwa keberagaman adalah kekuatan terbesar bangsa.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment