Akhir Tahun 2025, Lazisnu PCNU Gresik Perkuat Konsolidasi Donasi Kemanusiaan

Syafik Hoo - NUGres Syafik Hoo - NUGres
Akhir Tahun 2025, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) di tingkat PCNU Gresik dan MWCNU se-Gresik perkuat konsolidasi juga bahas NU Peduli donasi kemanusiaan, Jumat (19/12/2025). Foto: dok Lazisnu PCNU Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Gresik menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Akhir Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung NU Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (19/12/2025).

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah agenda strategis. Salah satunya, evaluasi penggalangan donasi bagi penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Isu kemanusiaan tersebut menjadi fokus utama dalam forum konsolidasi Lazisnu menjelang akhir tahun.

Selain jajaran pengurus Lazisnu PCNU Gresik, rapat koordinasi ini juga diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) NU Care Lazisnu di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Gresik, serta para Ketua Badan Otonom (Banom) NU Gresik.

Ketua Lazisnu PCNU Gresik, H. Mu’anan, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa hasil penggalangan donasi tahap pertama dari warga Nahdlatul Ulama yang dihimpun oleh Lazisnu dan Banom NU selama periode 1–15 Desember 2025 mencapai Rp318.720.000.

Ia menjelaskan, rapat koordinasi dan evaluasi ini menjadi bentuk kepedulian kolektif elemen NU Gresik terhadap bencana yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Instruksi penggalangan donasi tersebut juga telah disampaikan secara resmi melalui surat dari Lazisnu PCNU Gresik kepada seluruh MWCNU se-Gresik.

Lebih lanjut, Mu’anan menegaskan bahwa hingga saat ini penggalangan donasi tahap kedua masih terus dilakukan untuk membantu warga penyintas bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Ia berharap tim NU Peduli dapat terus berkolaborasi dengan strategi dan metode yang semakin matang agar penghimpunan donasi dapat berjalan lebih masif dan optimal pada tahap-tahap berikutnya.

Sekertaris PWNU Jatim juga turut hadir dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Lazisnu PCNU dan MWCNU se-Gresik. Foto: dok Lazisnu PCNU Gresik/NUGres
Sekretaris Lazisnu PWNU Jatim turut hadir pada Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Lazisnu PCNU dan MWCNU se-Gresik di penghujung tahun 2025. Foto: dok Lazisnu PCNU Gresik/NUGres

Rapat koordinasi tersebut juga menghadirkan Sekretaris Lazisnu PWNU Jawa Timur, Rofi’i Boenawi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Lazisnu harus menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan, terutama saat terjadi bencana, baik di wilayah Gresik, Jawa Timur, maupun daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Lazisnu PCNU Gresik merupakan langkah positif dalam memperkuat konsolidasi penghimpunan donasi dari masyarakat Gresik untuk membantu para penyintas bencana banjir di Sumatera dan Aceh.

Gus Rofi’i menambahkan, forum tersebut dapat menjadi titik awal untuk terus menggerakkan aksi-aksi kemanusiaan secara berkelanjutan, baik melalui jalur struktural maupun kultural di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia mengajak seluruh elemen NU untuk bergotong royong memberikan bantuan, mulai dari obat-obatan, dapur umum, makanan siap saji, hingga layanan psikososial, agar para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Forum rapat koordinasi ini juga menjadi ruang bagi pengurus Lazisnu MWCNU dan Banom NU Gresik untuk menyampaikan masukan serta pembahasan teknis terkait pembukaan donasi bencana alam dan kegiatan kemanusiaan lainnya.

Sebagai informasi, penggalangan donasi untuk meringankan beban penyintas bencana di Sumatera dan Aceh dikoordinasikan bersama NU Care Lazisnu PWNU Jawa Timur, untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment