GRESIK | NUGres – Dalam rangkaian rihlah sowan yang dilaksanakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kebomas, Kabupaten Gresik Sabtu (24/1/2026) terselip pesan penting dari Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib. Ulama yang akrab disapa Gus Salam itu menegaskan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama terletak pada keteguhan menjaga ruh perjuangannya.
Menurut Gus Salam, NU tidak cukup hanya berkembang secara struktural dan organisatoris, tetapi harus tetap kokoh secara ruhiyah. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga tiga ruh utama NU sebagai fondasi gerak jam’iyah dalam mengabdi kepada umat dan bangsa.
Ruh pertama adalah Ruhul Ma’had, yakni ruh pesantren yang mencakup nilai ilmiyah, amaliyah, dan adabiyah. Gus Salam menegaskan bahwa NU lahir dari rahim pesantren, sehingga tradisi keilmuan, pengamalan ilmu, serta adab dalam berorganisasi dan bermasyarakat harus senantiasa dijaga dan diwariskan.

Ruh kedua adalah Ruhul Jihad, yaitu semangat juang yang tangguh. Ia mengingatkan agar warga NU tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, tetap memiliki daya juang yang kuat, serta terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam mengemban amanah jam’iyah.
Adapun ruh ketiga, Ruhul Khidmah, merupakan jiwa pengabdian yang dilandasi keikhlasan. Gus Salam berpesan agar seluruh pengurus dan kader NU menata niat dengan sungguh-sungguh, berkhidmah di Nahdlatul Ulama semata-mata untuk mengharap ridha Allah Swt.
Pesan tersebut menjadi penguat spiritual sekaligus organisatoris bagi jajaran MWCNU Kebomas agar senantiasa istiqamah dalam menjaga tradisi ke-NU-an, memperkuat semangat perjuangan, serta menumbuhkan keikhlasan dalam melayani jam’iyah dan umat.
Dalam rihlah tersebut, rombongan MWCNU Kebomas juga melakukan sowan ke sejumlah pesantren di Kabupaten Jombang. Di antaranya Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU), KH Abdurrozzaq Sholeh.
Rangkaian rihlah kemudian dilanjutkan dengan sowan ke Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif Denanyar, serta ditutup dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Roudhotu Tahfidhil Qur’an Perak Jombang yang diasuh oleh KH Masduqi Abdurrahman Al Hafidz.
Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

