DUDUKSAMPEYAN | NUGres – Suasana sore di Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pemuda-pemudi mengenakan seragam masing-masing organisasi Nahdlatul Ulama itu kompak memadati tepi jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas generasi antara Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU, GP Ansor, dan Fatayat NU Duduksampeyan. Aksi berbagi ini dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026) di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan. Sebanyak 500 paket takjil berhasil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa dana yang terkumpul untuk kegiatan ini mencapai sekitar Rp2,5 juta. Menariknya, sekitar 90 persen dari total dana tersebut berasal dari donasi swadaya anggota di masing-masing badan otonom (Banom) NU. Hal ini menunjukkan kuatnya semangat kemandirian sekaligus soliditas kader Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.
Ramadan tahun ini menjadi momentum berbeda bagi Banom NU di Duduksampeyan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya setiap Banom cenderung menjalankan kegiatan secara terpisah, kali ini mereka memilih untuk melebur dalam satu kegiatan bersama. Kolaborasi ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan harmonisasi antarorganisasi di lingkungan NU.
Ketua PAC GP Ansor Duduksampeyan, Shofi Taqiyyuddin, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antar kader lintas usia di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Kami berharap ke depan Banom-Banom NU di Duduksampeyan selalu bisa bersinergi. Kami tidak lagi melihat dari mana asal Banom kita. Jika tujuannya untuk membesarkan organisasi Nahdlatul Ulama, maka kita selalu siap bekerja sama,” tegas sahabat Shofi di sela-sela kegiatan.
Melalui aksi kolaboratif ini, pihaknya berharap tali silaturahmi antar kader NU, mulai dari kalangan pelajar hingga tingkat dewasa, semakin erat terjalin. “Kebersamaan tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program positif yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Duduksampeyan secara luas,” pungkasnya.
Kegiatan berbagi takjil ini kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama seluruh kader yang terlibat. Momentum tersebut menegaskan pesan bahwa di bawah panji Nahdlatul Ulama, seluruh kader bergerak dalam satu barisan dan satu tujuan, yakni menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan masyarakat.
Penulis: M. Mudzakir
Editor: Chidir Amirullah

