SIDAYU | NUGres – Kepercayaan publik tidak dibangun melalui pencitraan semata, melainkan lewat pembuktian yang valid, rinci, dan transparan. Terlebih bagi lembaga filantropi yang mengemban amanah besar dalam mengelola dana umat serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu melalui pemaparan kinerja yang disampaikan Ketua Lazisnu MWCNU Sidayu, Abdul Mujib, pada Ahad (21/12/2025) siang. Momentum peringatan Harlah ke-21 Lazisnu ini dimanfaatkan untuk membuka data dan capaian program secara terbuka kepada warga Nahdliyin.
Kala itu, Abdul Mujib yang akrab disapa Pak Mujib, tampil tenang dengan balutan rompi beraksen bendera Merah Putih di saku dada kanan serta logo NU Care Lazisnu di sisi kiri. Penampilannya mencerminkan profesionalisme saat memulai presentasi di hadapan layar proyektor bertajuk Potret Lazisnu MWCNU Sidayu.
“Dalam peringatan Hari Lahir Lazisnu ke-21 dengan tema Bertumbuh Berdampak, mari kita lihat dan buktikan bersama apakah Lazisnu MWCNU Sidayu benar-benar telah tumbuh dan memberi dampak,” ujar Pak Mujib mengawali pemaparan.
Ia menjelaskan bahwa penguatan kinerja NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu mulai dilakukan sejak Januari 2025. Dalam kurun waktu satu tahun, berbagai program strategis telah dijalankan sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.
Sejumlah program ditampilkan melalui layar proyektor, di antaranya layanan ambulans gratis, penyediaan mobil operasional, penjemputan tasharruf S3 (Sedekah Sedino Sewu) di tingkat ranting, bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Cerme pada Maret 2025, serta penerimaan dan pendistribusian zakat fitrah dan zakat mal.
Selain itu, NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu juga melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian daging hewan kurban, kegiatan turun ke bawah (turba) ke ranting-ranting untuk penguatan program S3, hingga penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.
Pak Mujib menambahkan, sejak Januari hingga November 2025, NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu telah memberikan sebanyak 131 kali layanan ambulans kepada masyarakat. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Lazisnu dalam mengelola amanah umat sekaligus mendorong meningkatnya kepercayaan dan partisipasi warga terhadap gerakan filantropi NU di tingkat kecamatan.
Tak hanya itu, data pentasharrufan S3 untuk menopang program kesehatan juga disajikan secara rinci dalam bentuk angka. Data tersebut mencakup 31 Ranting NU di wilayah Kecamatan Sidayu, frekuensi layanan ambulans di masing-masing ranting, serta besaran kontribusi yang diberikan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, selama satu tahun NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu telah merealisasikan tasharruf dengan komposisi 69 persen untuk sektor kesehatan, 15 persen sektor sosial, 15 persen operasional, dan 1 persen untuk sektor lingkungan.
Melalui keterbukaan data dan capaian program ini, jajaran pengurus ranting se-Wakil Cabang NU Sidayu diharapkan dapat semakin meningkatkan partisipasi warga Nahdliyin dalam mendukung dan menguatkan gerakan filantropi NU di tingkat lokal.
Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan pemaparan Potret NU Care Lazisnu MWCNU Sidayu ini berlangsung di sela-selaa kegiatan padat mulai dari Istighosah, Doa Bersama, Penggalangan Donasi, hingga Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Kantor Baru MWCNU Sidayu di Desa Lasem Kecamatan Sidayu, Gresik.
Editor: Chidir Amrullah


Alhamdulillah.. ini merupakan hal baik yang perlu dipertahankan dan syukur mampu menjadi inspirasi LAZISNU lain dalam upaya meningkatkan kepercayaan umat terhadap NU.