Gelar LDKS, MPK-OSIS SMA Assa’adah Gresik Belajar Kehumasan Bersama Pegiat NUGres Media

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
MPK-OSIS SMA Assa'adah Bungah Gresik gelar LDKS, Belajar Kehumasan bersama Penggiat NUGres Media, Selasa (16/12/2025). Foto: NUGres

BUNGAH | NUGres – Puluhan peserta didik SMA Assa’adah Bungah, Kabupaten Gresik, mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diselenggarakan oleh MPK-OSIS, Selasa (16/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang perpustakaan sekolah dengan menghadirkan sejumlah pemateri untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan keorganisasian siswa.

Setelah memperoleh penguatan materi kepemimpinan dalam berorganisasi dari dosen Universitas Qomaruddin (UQ) Gresik, para peserta mendapatkan pembekalan tentang kehumasan yang disampaikan Pemimpin Redaksi NUGres Media, Chidir Amirullah. Materi ini diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran humas dalam mendukung eksistensi dan citra sebuah lembaga, termasuk organisasi siswa di lingkungan sekolah.

Dalam paparannya, Chidir menegaskan bahwa hampir setiap institusi membutuhkan peran humas. Menurutnya, humas memiliki tugas strategis sebagai jembatan yang menghubungkan lembaga dengan target audiensnya. Peran tersebut menjadi semakin penting di tengah arus informasi yang cepat dan dinamis.

Chidir juga mendorong para peserta untuk mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh serta aktif mempromosikan berbagai kegiatan, baik ekstrakurikuler maupun kokurikuler, agar diketahui oleh masyarakat luas. Upaya ini dinilai penting untuk membangun citra positif sekolah sekaligus meningkatkan partisipasi publik.

Selain itu, ia memberikan tips singkat mengenai cara humas menghadapi audiens dengan membaginya ke dalam dua ruang, yakni internal dan eksternal. Dengan memahami klasifikasi tersebut, penyampaian informasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat, cermat, dan efektif.

Wakil Ketua LTN NU Gresik yang mendapat amanah mengelola media PCNU Gresik sejak 2022 itu juga berpesan agar peserta LDKS MPK-OSIS memiliki semangat dan usaha yang kuat dalam belajar. Ia menekankan bahwa setiap proses pembelajaran membutuhkan waktu dan kesalahan merupakan hal yang wajar selama segera diperbaiki untuk terus berkembang.

Kegiatan LDKS semakin interaktif saat memasuki sesi tanya jawab pada sisa waktu yang disediakan panitia. Para siswa antusias mengajukan beragam pertanyaan, mulai dari strategi menggaet sponsor, cara memberikan penjelasan kepada audiens yang kurang peduli, hingga solusi menghadapi kerumitan dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan.

Editor: Redaksi

Leave a comment