Hari Kedua Festival Santri ke-X PCNU Gresik, Peserta Antusias Ikuti Lomba Kaligrafi dan Qiroatul Kutub

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Antusiasme peserta mewarnai hari kedua Festival Santri PCNU Gresik 2025 di Gedung NU Gresik, Ahad (19/10/2025), dengan agenda lomba Kaligrafi dan Qiroatul Kutub bagi pelajar Madrasah Diniyah. Foto: dok PC LP Ma'arif NU Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Festival Santri PCNU Gresik 2025 memasuki hari kedua dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan yang berlangsung di Gedung NU Gresik pada Ahad (19/10/2025) ini menampilkan dua lomba utama, yakni Kaligrafi dan Qiroatul Kutub bagi pelajar tingkat Madrasah Diniyah. Suasana gedung tampak semarak dengan semangat dan kreativitas para santri yang terpancar sepanjang acara.

Peringatan Hari Santri menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan kompetensi santri di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Cabang Gresik.

Melalui lomba Kaligrafi, peserta yang sebelumnya telah diseleksi di tingkat kecamatan beradu kemampuan dalam melukis ayat suci Al-Qur’an pada kertas kanvas.

Mereka diberi waktu antara empat hingga enam jam untuk menghasilkan karya terbaik dengan menampilkan keindahan seni dan ketelitian tulisan.

Sementara itu, cabang lomba Qiroatul Kutub diikuti oleh santri Madrasah Diniyah yang diuji kemampuan membaca dan memahami kitab kuning Fathul Qorib.

Para juara lomba Qiroatul Kutub dan kaligrafi
Beberapa peserta yang menjuarai lomba Qiroatul Kutub dan Kaligrafi Festival Santri ke-X PCNU Gresik mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Foto: dok PC LP Ma’arif NU Gresik/NUGres

Menariknya, pelaksanaan tes dilakukan menggunakan sistem berbasis komputer (CBT) yang menyesuaikan perkembangan teknologi terkini.

Peserta tidak hanya diminta membaca kitab di hadapan dewan juri, tetapi juga menjelaskan isi dari teks yang mereka baca dengan pemahaman yang baik.

Salah satu peserta, Naufal Habibi dari Madin Nurul Huda Sidayu, mengaku bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga baginya.

“Sebagai santri yang setiap hari belajar di Madrasah Diniyah, saya bisa mengetahui sejauh mana kemampuan saya dibandingkan dengan teman-teman dari madrasah lain. Ini sangat penting untuk meningkatkan semangat belajar,” ujarnya.

Ketua Panitia Festival Santri X PCNU Gresik, H. Mafrudi Abdul Djalil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LP Ma’arif NU Gresik untuk menumbuhkan semangat kompetisi positif di kalangan pelajar dan santri.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena manfaatnya sangat besar dalam membentuk karakter dan semangat juang para santri,” terangnya.

Festival Santri X PCNU Gresik 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Beragam lomba digelar dalam rangkaian kegiatan ini, antara lain Olimpiade Aswaja, Qiroatul Kutub, Kaligrafi, Musabaqah Hifdzil Qur’an, dan Musabaqah Tartilul Qur’an.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU, mulai dari MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, hingga Madrasah Diniyah dan TPQ.

Semangat para santri menjadi bukti bahwa Hari Santri tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah, tetapi juga ajang meneguhkan peran mereka dalam membangun peradaban bangsa.

Penulis: Azharur Rofiqi
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment