KEBOMAS | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kebomas menggelar berbagai lomba yang dikemas dalam acara bertajuk “Semarak Lomba Hari Santri”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) di Klinik Pratama MWCNU Kebomas.
Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat juang, nasionalisme, serta kebanggaan para santri dalam mengisi kemerdekaan melalui karya dan prestasi.
Kegiatan Semarak Lomba Hari Santri 2025 secara resmi dibuka oleh Ketua MWCNU Kebomas, KH. M. Muchsin Munhamir. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter santri sejak dini.
“Lomba untuk anak-anak bertujuan menanamkan amaliah dan tradisi ke-NU-an sejak dini, agar mereka tumbuh dengan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
“Sementara lomba untuk peserta usia maksimal 22 tahun dimaksudkan untuk membangkitkan semangat juang dalam mempertahankan kemerdekaan dan meneruskan perjuangan para ulama serta pahlawan bangsa,” sambung KH. Muchsin Munhamir.
Peringatan Hari Santri, menurut Kiai Muchsin, harus menjadi momentum memperkuat komitmen keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan sebagaimana diwariskan oleh para ulama terdahulu.
Sebagai informasi, beragam perlombaan digelar untuk berbagai kategori usia, di antaranya Lomba Membaca Resolusi Jihad (laki-laki usia 16–22 tahun), Lomba Membaca Ikrar Santri (perempuan usia 16–22 tahun), Lomba Qunut & Tasyahud (santri laki-laki dan perempuan usia 6–15 tahun)
Panitia menyediakan hadiah menarik berupa sertifikat dan uang pembinaan bagi para pemenang. Adapun rinciannya, Juara I memperoleh Rp500.000, Juara II Rp300.000, dan Juara III Rp200.000.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MWCNU Kebomas mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Santri 2025 sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta membangun peradaban bangsa.
Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah



