Ketum PP GP Ansor hingga Pesantren Tebuireng Sampaikan Duka atas Wafatnya Mustasyar PCNU Gresik KH Moch Chisni

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharuddin hingga Pondok Pesantren Tebuireng Jombang sampaikan duka atas wafatnya Mustasyar PCNU Gresik KH Moch Chisni. Foto: ist/NUGres

GRESIK | NUGres – Sejumlah tokoh dan lembaga menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya salah satu Mustasyar PCNU Gresik, KH Moch Chisni bin Umar Burhan, pada Rabu, 15 April 2026.

Ucapan belasungkawa diantaranya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H Addin Jauharuddin. Melalui saluran WhatsApp GP Ansor yang beranggotakan sekitar 10 ribu orang, beredar flyer ucapan duka cita sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.

Selain itu, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, H A Rifqi Al Mubarok, juga turut menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas kepergian KH Moch Chisni.

Duka cita juga disampaikan oleh Pondok Pesantren Tebuireng melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut, pihak pesantren menyampaikan belasungkawa atas wafatnya KH Moch Chisni Umar Burhan.

Unggahan dari Pondok Pesantren Tebuireng itu kemudian dibagikan ulang melalui fitur story oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Semasa hidupnya, KH Moch Chisni dikenal sebagai sosok yang aktif bersilaturahmi ke berbagai daerah. Ia kerap menghadiri berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh jam’iyyah Nahdlatul Ulama, lembaga-lembaga NU, hingga badan otonom NU.

Dalam setiap kesempatan, ia sering menyampaikan ide, gagasan, serta berbagai tantangan yang dihadapi organisasi. Hal itu menjadi isyarat pentingnya peran generasi muda yang terbuka dan responsif dalam menyongsong masa depan Nahdlatul Ulama yang lebih baik.

KH Moch Chisni wafat pada usia 70 tahun, meninggalkan jejak perkhidmatan yang luas di lingkungan Nahdlatul Ulama, khususnya di Kabupaten Gresik.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment