GRESIK | NUGres – Mustasyar PCNU Gresik, KH Moch Chisni Umar Burhan, wafat di Wonosobo pada Rabu, 15 April 2026, di sela kegiatan lembaga Nahdlatul Ulama yang diikutinya.
Kabar wafatnya kiai sepuh tersebut disampaikan pihak keluarga melalui keponakannya, Yahya Muhammad, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Lesbumi PCNU Gresik.
Ucapan belasungkawa pun segera mengalir dari berbagai kalangan. Duka cita memenuhi grup percakapan dan status WhatsApp, baik dari unsur pemerintah maupun lembaga yang terafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.
Jenazah almarhum tiba di rumah duka di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kebungson, Gresik, pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah pelayat tampak hadir, terutama dari kalangan pengurus Nahdlatul Ulama di wilayah Kabupaten Gresik.
Salat jenazah rencananya akan dilaksanakan di Masjid Jami’ Gresik pada Kamis pagi 16 April 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.
Selanjutnya, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tlogopojok, Gresik, sekitar pukul 08.00 WIB.
Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, Dr. KH Mulyadi, dijadwalkan menghadiri salat jenazah almarhum, yang merupakan putra dari KH Umar Burhan, sosok yang dikenal sebagai arsiparis Nahdlatul Ulama.
“Inggih, insya Allah,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti saat dikonfirmasi NUGres, Rabu (15/4/2026) malam.
Editor: Chidir Amirullah

