Kolaborasi Tanggap Bencana, Lazisnu dan LPBI SER NU Gresik Teken Kerja Sama

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Lazisnu dan LPBI SER NU Gresik meneken kerja sama, guna memperkuat peran kolaborasi tanggap bencana di seluruh wilayah PCNU Gresik, Selasa (25/11/2025). Foto: dok Lazisnu Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Gresik bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Social Emergency Response Nahdlatul Ulama (LPBI SER NU) Gresik menggelar Memorandum of Understanding (nota kesepakatan) tentang tanggap bencana.

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Gedung NU Gresik, Selasa (25/11/2025). Selain itu, momen ini diharapkan dapat saling membantu dan bekerja sama dalam melaksanakan program kebencanaan dengan program Peduli NU di 16 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Gresik.

Ketua Pengurus Cabang Lazisnu Gresik, H Mu’anan SH, M.Si mengatakan, dalam sigap bencana, Lazisnu PCNU Gresik ingin meningkatkan peran, fungsi serta kemanfaatan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Gresik. Sehingga, penting untuk dilakukan kerja sama antar lembaga, khususnya dengan LPBI SER NU Gresik.

“Kita saling membantu dan bekerja sama dalam program Pos NU Peduli di seluruh wilayah PCNU Gresik. Hal itu dilakukan dengan fundraising penggalangan dana untuk korban bencana di wilayah PCNU Gresik,” terangnya.

Lebih lanjut H Mu’anan berharap, dengan MoU ini, dapat segera terwujud sinergitas antar lembaga-lembaga NU dengan Badan otonom (Banom) agar dapat membantu dalam penanganan kebencanaan warga Nahdliyin khususnya dan warga Kabupaten Gresik pada umumnya.

“Dengan sinergitas ini, kita bisa lebih kuat dan kompak dalam kesiap siagaan menghadapi bencana,” katanya.

Sementara Ketua Pengurus Cabang LPBI SER NU Gresik, Sholihul Fathoni mengatakan, dengan sinergitas antar lembaga ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam kebencanaan kepada masyarakat Gresik. Menurutnya, Kabupaten Gresik sering terjadi bencana alam banjir, kekeringan dan bencana industri berupa kebakaran.

“Ini membuktikan bahwa NU siap siaga dalam menghadapi bencana. Sebab, di Gresik sering terjadi bencana alam berupa banjir, kekeringan dan kebakaran,” kata Sholihul Fathoni.

Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, Dr KH Mulyadi menyambut baik kolaborasi dua lembaga NU ini. Ia berharap melalui MoU ini, ke depannya dapat membawa masyarakat Gresik lebih siap siaga menghadapi bencana.

“Dengan kerja sama antar lembaga ini, bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga Gresik siap siaga menghadapi bencana,” tuturnya, memungkasi.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment