MANYAR | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Manyar, sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-XIX, pada Ahad 28 Desember 2025, di MI Matholiul Falah Dusun Nambi Desa Karangrejo Kecamatan Manyar, Gresik.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam meneguhkan arah regenerasi kepemimpinan serta penguatan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di tingkat Kecamatan Manyar itu mengangkat tema “Future Regeneration Built On Innovation and Openness”. Tema ini merefleksikan orientasi regenerasi masa depan berbasis pembaruan gagasan, keterbukaan berpikir, serta kemampuan adaptif terhadap dinamika dan tantangan zaman.
Rangkaian kegiatan konferensi diawali dengan pengumuman agenda PAC Award serta Sport and Art Event, sebagai bagian dari ikhtiar organisasi dalam memberikan apresiasi kader sekaligus menumbuhkan kreativitas dan daya saing pelajar.
Sebagai forum tertinggi di tingkat anak cabang, Konferancab menjadi wadah penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi program kerja, serta perumusan arah kebijakan strategis organisasi ke depan. Seluruh rangkaian sidang berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan prinsip musyawarah, keterbukaan, dan kebersamaan.
Melalui forum Konferancab ke-XIX ini, ditetapkan rekan Muhammad Ahsin Ahsanakallah sebagai Ketua PAC IPNU Manyar, dan rekanita Ma’rifatun Nisa sebagai Ketua PAC IPPNU Manyar untuk masa khidmat 2025 – 2027.
Selain menetapkan kepemimpinan baru, Konferancab ke-XIX juga menghasilkan sejumlah amanah dan rekomendasi strategis, di antaranya:
- Program kerja yang telah dijalankan oleh PAC IPNU IPPNU Manyar pada periode sebelumnya perlu terus dilanjutkan dan dikembangkan secara berkelanjutan agar semakin berdampak dan relevan.
- Pengembangan inovasi, khususnya pada bidang digitalisasi dan media, harus menjadi konsentrasi utama organisasi sebagai respons atas percepatan perubahan zaman.
- Kaderisasi ditegaskan sebagai ruh utama organisasi, tidak hanya melalui kaderisasi formal, tetapi juga dengan memperkuat pola kaderisasi informal dan nonformal secara lebih masif dan berkelanjutan.
- Penguatan kembali program “Back to School and Backup Ranting” dengan fokus pengembangan ranting di seluruh wilayah Kecamatan Manyar, khususnya pada lembaga pendidikan Ma’arif NU, agar IPNU IPPNU menjadi basis utama pembinaan dan pengembangan pelajar.
- Penguatan tata kelola dan manajemen kelembagaan melalui perampingan struktur kepengurusan, sehingga organisasi dapat bergerak lebih efektif, efisien, dan adaptif dalam mendorong lompatan kinerja.
Melalui kepemimpinan baru serta hasil rekomendasi konferensi tersebut, PAC IPNU IPPNU Manyar diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat.
Selain itu, besar harapan agar PAC IPNU–IPPNU Manyar dapat terus meningkatkan prestasi organisasi dan menjadi juara bertahan dalam ajang PC Award IPNU–IPPNU Kabupaten Gresik, sebagai wujud konsistensi kinerja, inovasi program, dan soliditas kader.
Dengan terselenggaranya Konferancab ke-XIX ini, PAC IPNU IPPNU Manyar meneguhkan komitmennya untuk terus berkhidmat, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta berkontribusi positif bagi pelajar dan lingkungan sekitarnya.
Penulis: Isna Rahma Syaharani
Editor: Chidir Amirullah

