GRESIK | NUGres – Jajaran pengurus Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU melaksanakan ziarah Walisongo serta muassis Fatayat NU pada Ahad (21/12/2025) pagi. Rombongan ziarah dipimpin secara langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP Fatayat NU Hj. Margaret Aliyatul Maimunah. Kehadirannya disambut hangat kader Fatayat NU Gresik.
Ziarah diawali di Makam Sunan Giri, Makam Ibu Nyai Chuzaimah Mansur, dan Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim. Rangkaian kegiatan di Gresik ditutup dengan sesi ramah tamah di Rumah Dinas Bupati Gresik. Sepanjang acara berlangsung kegiatan ini dikomando langsung oleh Kasatkorkab Garfa.
Selain disambut oleh para pengurus PC Fatayat NU Gresik, di makam Sunan Giri hadir turut menyambut rombongan, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kebomas beserta Banom. Begitu pun juga saat rombongan di makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, turut menyambut Ketua Tanfidizyah MWCNU Gresik beserta Banom.
Sementara saat di makam Nyai Hj Chuzaimah Mansur rombongan disambut oleh salah satu dzuriyah yakni Ibu Fin, hadir menyambut di lokasi makam Ibu Chuzaimah Mansur yang berlokasi di Makam Umum Tlogo Pojok.
Dalam obrolan hangat bersama kader PC Fatayat NU Gresik, Ketua Umum PP Fatayat NU yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan keprihatinan atas banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan Anak.

Menurutnya, persoalan ini membutuhkan penanganan komprehensif dengan kekuatan layanan di LKP3A Fatayat NU dan kolaborasi lintas sektor, terutama melalui pendekatan hukum yang tegas dan berkeadilan.
“Fatayat NU tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja bersama seluruh elemen, termasuk aparat penegak hukum. Karena itu, sangat diperlukan peran LKP3A Fatayat NU yang juga didukung Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk empati nyata dan keberpihakan Fatayat NU terhadap korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak di masyarakat,” kata Ning Margaret dalam arahannya.
Pada kesempatan ziarah di makam Nyai Chuzaimah Mansur, Ketua Umum PP Fatayat NU juga menuliskan prasasti bertuliskan;
Berkhidmahlah dengan spirit perjuangan Muassis Fatayat NU, dengan komitmen untuk pencapaian visi bersama ‘Menguat Bersama, Maju Bersama, Untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia menuju Organisasi Digdaya’.
Ziarah ini menjadi momentum reflektif sekaligus penguatan spiritual dan ideologis bagi kader Fatayat NU untuk terus melanjutkan perjuangan para muassis, khususnya dalam memperjuangkan martabat, perlindungan, dan keadilan bagi perempuan Indonesia.
Penulis: Wenda Febrianti
Editor: Chidir Amirullah

