MWCNU Balongpanggang Gresik Gelar Serangkaian Kegiatan Meriah Sambut Hari Santri Nasional 2025

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Rangkaian acara Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Balongpanggang. Foto: dok MWCNU Balongpanggang/NUGres

BALONGPANGGANG | NUGresDalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Balongpanggang, Gresik, menggelar berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya sepanjang bulan Oktober.

Agenda ini dikemas dalam Rundown Semarak Kegiatan Hari Santri Nasional 2025,.sebagai wujud nyata semangat santri dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemasangan bendera NU dan banner HSN di setiap ranting, masjid, dan pintu masuk desa pada 7–31 Oktober 2025, sebagai simbol kebanggaan dan identitas santri.

Berbagai kegiatan kemudian menyusul, diawali pengajian rutin di Ranting Mojoroto pada Ahad, 12 Oktober 2025, yang menjadi momentum penguatan spiritual di tengah masyarakat.

Festival Santri, Ajang Kreativitas dan Prestasi Santri Balongpanggang

Sebagai bagian dari rangkaian HSN, LP Ma’arif MWCNU Balongpanggang menggelar Festival Santri di MI Hidayatul Ummah pada Selasa (14/10/2025). Acara ini menjadi wadah bagi para santri di lingkungan Ma’arif NU untuk menampilkan potensi, kreativitas, dan semangat berkompetisi mereka.

Sebanyak 70 peserta dari berbagai Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Balongpanggang turut ambil bagian dalam festival ini. Mereka berkompetisi dalam sejumlah lomba seperti Kaligrafi dan Olimpiade Aswaja, yang dirancang untuk mengasah kemampuan intelektual, spiritual, dan seni para santri.

Pembukaan festival dihadiri oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah MWCNU Balongpanggang, Ketua LP Ma’arif NU Balongpanggang, KKMI Balongpanggang, dewan guru, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWCNU Balongpanggang H. Moch. Machmud, menekankan pentingnya ajang ini sebagai sarana menumbuhkan semangat juang dan kreativitas santri.

“Saya berharap para santri mampu berprestasi, berakhlak mulia, dan berperan aktif dalam membangun bangsa dengan semangat cinta tanah air dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujarnya.

Festival Santri, Ajang Kreativitas dan Prestasi Santri Balongpanggang. Foto: dok MWCNU Balongpanggang/NUGres
Festival Santri, ajang kreativitas dan prestasi santri di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Foto: dok MWCNU Balongpanggang/NUGres

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif MWCNU Balongpanggang, Suhanto, SH., M.Si., menyampaikan bahwa festival ini membuktikan santri bukan hanya identik dengan kegiatan keagamaan.

“Santri harus memiliki semangat untuk berinovasi, berkreasi, dan berprestasi di berbagai bidang. Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan potensi, dan menunjukkan kualitas terbaik yang dimiliki santri,” tuturnya.

Suhanto juga berpesan agar santri menjadi generasi mandiri, berakhlak, dan siap bersaing di kancah global.

“Santri adalah penerus perjuangan ulama yang mampu mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang lebih baik,” pungkasnya.

Beragam Kegiatan Religius dan Sosial

Semangat HSN terus berlanjut dengan Lailatul Ijtima’ di Masjid Al Fajar, Dusun Brangkal, pada Sabtu, 18 Oktober 2025, serta ziarah kubur ke maqbaroh tokoh NU Balongpanggang pada Ahad, 19 Oktober 2025.

Selanjutnya, Malam Tirakatan dan Istighotsah Serentak diadakan serentak di masjid dan musala pada Selasa, 21 Oktober 2025, diikuti Upacara Peringatan HSN yang terpusat di Lapangan Gelora 17 Agustus pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Rangkaian acara juga diisi dengan Lomba Sholawat RA dan TK se-Balongpanggang di SMK Hidayatul Ummah pada Kamis, 23 Oktober 2025, kemudian Khotmil Qur’an di kantor MWCNU pada Ahad, 26 Oktober 2025.

Puncak peringatan akan ditandai Kirab Peringatan HSN di Lapangan Gelora 17 Agustus pada Selasa, 28 Oktober 2025, serta Sholawat Bersama dan Penutupan HSN pada Jumat, 30 Oktober 2025.

Seluruh kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi MWCNU Balongpanggang dalam meneguhkan semangat Hari Santri Nasional, memperkuat identitas ke-NU-an, serta menegaskan peran santri sebagai garda peradaban bangsa yang terus bergerak maju dengan semangat keilmuan, kreativitas, dan cinta tanah air.

Penulis: Samsul Arif
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment