MWCNU Cerme Gresik Susun Rangkaian Agenda Meriahkan Harlah NU 1 Abad Masehi

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme menggelar Rapat Koordinasi merumuskan rangkaian agenda untuk memeriahkan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) 1 Abad tahun Masehi. Foto: dok MWCNU Cerme/NUGres

CERME | NUGres – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme merumuskan rangkaian acara guna memeriahkan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) 1 Abad tahun Masehi. Penyusunan agenda tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi pada Kamis (22/1/2026), dan akan ditindaklanjuti bersama seluruh unsur NU, mulai dari tingkat MWC, lembaga, badan otonom, hingga Ranting NU di wilayah Kecamatan Cerme, Gresik.

Sebagai bentuk syiar dan penanda peringatan Harlah NU, Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme, Ustadz Harianto, sebelumnya telah mengajak seluruh Pengurus Ranting NU di wilayah Cerme untuk memasang bendera NU yang telah dibagikan mulai 1 Januari hingga 8 Februari 2026 di titik-titik strategis. Lembaga pendidikan dan madrasah juga diharapkan turut memasang bendera NU, PERGUNU, serta banner Harlah NU 1 Abad tahun Masehi, yang difasilitasi oleh MWCNU Cerme melalui Wakil Sekretaris dan koordinator yang telah ditunjuk.

Dalam rangka meneladani dan mendoakan para muassis serta penggerak NU, MWCNU Cerme menjadwalkan ziarah bersama ke makam KH Ghufron Thohir di Cerme Lor pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan tersebut diharapkan dapat diikuti oleh seluruh pengurus MWCNU, lembaga, badan otonom, serta warga Nahdliyin.

Selain itu, pada Sabtu (31/1/2026), seluruh pengurus Ranting NU bersama warga di masing-masing wilayah juga diharapkan melaksanakan ziarah ke makam para penggerak NU setempat.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mendoakan para pendahulu sekaligus meneguhkan semangat khidmah warga NU,” terang Ustadz Harianto, Jumat (23/1/2026).

Penguatan struktur organisasi, khususnya peran Syuriyah, juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harlah NU. Pada Sabtu (6/2/2026), akan digelar kegiatan Penguatan Syuriyah yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Suci, Manyar. Kegiatan ini akan diikuti oleh Rais Syuriyah, Wakil Rais, Katib, dan Wakil Katib dari MWCNU Cerme serta PRNU se-Kecamatan Cerme.

MWCNU Cerme juga membuka partisipasi warga NU untuk mengikuti peringatan Harlah NU tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Stadion Gajayana, Malang, pada Sabtu hingga Ahad (7–8/2/2026).

Di bidang sosial dan kesehatan, pengumpulan Koin NU Sehat tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan tradisi masing-masing ranting. Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) MWCNU Cerme menyediakan amplop secara gratis sesuai kebutuhan ranting.

Hasil pengumpulan diharapkan dapat disetorkan ke Lazisnu MWCNU Cerme pada 25 – 30 Januari 2026 guna mendukung operasional RSNU Gresik. “Pengelolaan Koin NU ini diharapkan bisa berjalan tertib dan memberi manfaat yang nyata,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, MWCNU Cerme juga menekankan pentingnya keabsahan pelaksanaan zakat. Seluruh pelaksana zakat di tingkat ranting diharapkan telah memiliki Surat Keputusan Panitia Zakat atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diterbitkan oleh Lazisnu MWCNU Cerme bekerja sama dengan PC Lazisnu Gresik.

Untuk meningkatkan pemahaman fikih zakat secara syar’i, akan diselenggarakan Diklat Madrasah Amil dengan menghadirkan pemateri dari PWNU Jawa Timur dan PCNU Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh petugas zakat, dengan prioritas ketua panitia zakat di masing-masing ranting.

Dalam upaya penguatan kemandirian ekonomi warga NU, LPNU MWCNU Cerme berencana memproduksi Beras ECONU dan mengajak seluruh ranting untuk berkontribusi dengan melibatkan warganya sebagai konsumen. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi ranting dan warga setempat.

Selain itu, Safari Ramadan juga direncanakan akan dilaksanakan dan dibagi ke dalam wilayah utara, tengah, barat, dan selatan Kecamatan Cerme. Kegiatan ini akan dilaksanakan baik secara mandiri oleh MWCNU Cerme maupun bekerja sama dengan Muspika Cerme, MUI, dan DMI Kecamatan Cerme, dengan jadwal yang akan disampaikan kemudian.

Ustadz Harianto menambahkan bahwa MWCNU Cerme bersama LDNU Cerme juga telah menyusun agenda Lailatul Ijtima’ yang disesuaikan dengan masa kepengurusan MWCNU Cerme periode 2025–2030. Khusus pada bulan Maret, kegiatan tersebut akan digantikan dengan Safari Ramadan, dengan tetap membuka kemungkinan penyesuaian jadwal sesuai situasi dan kondisi.

Untuk menambah kekompakan dan semangat khidmah jam’iyah, LPNU Cerme juga merencanakan pembuatan seragam NU Cerme yang diharapkan dapat dimiliki dan digunakan oleh seluruh pengurus MWCNU, lembaga, badan otonom, ranting, serta warga Nahdliyyin.

“LDNU Cerme juga menyiapkan khatib-khatib lokal yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah untuk memenuhi kebutuhan khutbah di tingkat ranting,” jelasnya.

Sebagai penutup rangkaian agenda, MWCNU Cerme merencanakan pelaksanaan ziarah ke para muassis NU dan wali-wali yang jarang diziarahi, seperti KH Mahfud Shiddiq dan KH As’ad Syamsul Arifin di Situbondo. Kegiatan ini terbuka untuk diikuti seluruh warga NU dengan waktu pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian.

Penulis: Arif Fahrudin Insani
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment