Panitia Pelantikan dan Musyker I MWCNU Kebomas Gresik Gelar Rapat Koordinasi

Rapat Koordinasi dilakukan panitia dan pengurus MWCNU Kebomas, pada Rabu (9/7/2025), beberapa hari menjelang pelaksanaan Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musyker I). Foto: dok MWCNU Kebomas/NUGres

KEBOMAS | NUGres – Jelang pelaksanaan Pelantikan dan Musyawarah Kerja (Musyker ke-I) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kebomas, jajaran pengurus dan panitia pelaksana menggelar rapat koordinasi bertempat di Pondok Pesantren Al Hasani, Desa Klangonan Kecamatan Kebomas Gresik, Rabu (9/7/2025) malam.

Rapat koordinasi ini mendiskusikan berbagai kesiapan kebutuhan teknis pelaksanaan Pelantikan dan Musyker I MWCNU Kebomas.

Sementara itu, tema yang diusung yakni “Terwujudnya MWCNU Kebomas yang Kuat, Responsif, dan Mandiri Berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah”, yang merupakan visi besar MWCNU Kebomas di masa khidmat 2024 – 2029.

Tema tersebut menjadi pijakan dalam memperkuat struktur organisasi yang solid, tanggap terhadap persoalan umat, dan mandiri dalam menggerakkan dakwah serta wapengembangan sosial keumatan.

Rangkaian Pelantikan dan Musyker I MWCNU Kebomas akan diawali dengan konvoi bersama sebagai simbol kekompakan dan semangat kebersamaan warga NU.

Titik kumpul konvoi ditetapkan di Kantor Kecamatan Kebomas kemudian bergerak menuju lokasi utama acara, yaitu di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu pagi, 12 Juli 2025.

Dalam rapat koordinasi tersebut tampak hadir Katib Syuriyah MWCNU Kebomas KH. Mafrudi Abdul Djalil, Ketua Tanfidziyah MWCNU KH. M. Muhsin Munhamir dan seluruh panitia pelaksana pelantikan dan Musyker I MWCNU Kebomas.

Pelantikan tidak hanya mengukuhkan jajaran pengurus MWCNU Kebomas masa khidmat 2024 – 2029, tetapi juga meliputi pelantikan pengurus ranting NU se-MWCNU Kebomas serta pengukuhan lembaga-lembaga di bawah naungan MWCNU.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal dalam memperkuat struktur kelembagaan NU hingga ke tingkat akar rumput, guna menjawab berbagai kebutuhan umat secara lebih menyeluruh dan sistematis.

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja I (Musyker I), yang akan menjadi forum strategis dalam merumuskan program kerja lima tahun ke depan.

Forum ini diharapkan menghasilkan arah kebijakan dan langkah konkret dalam penguatan kaderisasi, pengembangan dakwah, kemandirian ekonomi, dan pelayanan sosial yang berkelanjutan.

Ketua MWCNU Kebomas, KH. M. Muhsin Munhamir menekankan pentingnya momentum ini sebagai awal kebangkitan gerakan NU di wilayah Kebomas.

“Kami ingin menghadirkan NU yang kuat secara struktur, responsif terhadap kebutuhan umat, dan mandiri secara kelembagaan, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah,” tegasnya.

Dengan semangat tema tersebut, MWCNU Kebomas optimistis mampu menggerakkan seluruh elemen NU di tingkat kecamatan agar lebih aktif, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment