GRESIK | NUGres — PCNU Gresik mendorong Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Gresik untuk terus tanggap terhadap realitas sosial sekaligus memperkuat peran dalam mewujudkan masyarakat madani, yakni masyarakat yang beradab, mandiri, dan berkeadilan, di mana warganya aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial dengan menjunjung tinggi nilai moral, hukum, dan kemanusiaan.
Dorongan yang selaras dengan tema Harlah ke-76 Fatayat NU “Berdaya Berdampak Mendunia” tersebut disampaikan dalam kegiatan Harlah Fatayat NU ke-76 yang dirangkai dengan refleksi satu tahun masa khidmah PC Fatayat NU Gresik. Dukungan dan apresiasi atas kiprah Fatayat NU Gresik disampaikan Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, Dr. H. Ahmad Syifaul Qulub, S.Ag., M.E.I.
Di hadapan pengurus PC dan perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Gresik, pria yang akrab disapa Dr. Afuk itu mengapresiasi dedikasi kader Fatayat NU dalam mengabdi kepada masyarakat. Ia meyakini Fatayat NU Gresik mampu terus menghadirkan pelayanan yang seimbang di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam membangun ekosistem masyarakat madani.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pekerja perempuan, khususnya dalam aspek perlindungan dan keamanan. “Maka menjadi hal penting adanya sinergi program antara perangkat daerah yang membidangi hal tersebut, terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya, Ahad (3/5/2026) seperti dalam arsip YouTube PC Fatayat NU Gresik.
Lebih lanjut, Dr. Afuk mengingatkan agar kader Fatayat NU tidak sekadar meromantisasi dalam memaknai sejarah kiprah perempuan di masa lalu, seperti sosok Nyi Ageng Pinatih, Nyai Ageng Arem-arem, Fatimah binti Maimun, Dewi Sekardadu, hingga Nyai Khuzaimah.
“Jangan sampai itu hanya menjadi euforia semata. Untuk apa jumlah jamaah bertambah jika tidak diiringi penguatan internalisasi nilai. Hal ini perlu diselaraskan bersama, termasuk dengan pemerintah. Banyak persoalan masyarakat yang perlu kita hadapi dan selesaikan secara kolaboratif,” tegasnya.
Ia juga mendorong adanya perluasan jejaring, tidak hanya dengan pemerintah, tetapi juga dengan dunia industri. Menurutnya, kemitraan yang kuat akan membuka peluang pemberdayaan yang lebih luas bagi kader Fatayat NU.
“Kita perlu merawat dan meningkatkan kemitraan, tidak hanya dengan pemerintah, tetapi juga menjalin jejaring dengan dunia industri,” imbuhnya, seraya menyebut kegiatan yang digelar di PT Petrokimia Gresik sebagai langkah awal kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.
Di akhir sambutannya, ia berharap Fatayat NU Gresik mampu terus merawat kultur organisasi sekaligus adaptif terhadap dinamika masyarakat industrial. Ia menekankan pentingnya kekompakan yang tidak sekadar berkumpul, tetapi mampu melahirkan energi positif, kebaikan, dan produktivitas dalam pengelolaan organisasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan ini dihadiri dan diapresiasi secara langsung oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah OPD. Kemudian hadir pula jajaran pembina dan dewan kehormatan PC Fatayat NU Gresik Ning Nurul Haromaini Ali yang juga menjadi narasumber talkshow dalam acara tersebut. Serta hadir Banom NU seperti Muslimat NU, GP Ansor dan PC IPNU IPPNU Gresik.
Editor: Chidir Amirullah



