Peringati Maulid Nabi, Kader Fatayat NU Dukun Gresik Membludak Penuhi Gedung MWCNU

Syafik Hoo - NUGres Syafik Hoo - NUGres
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Dukun terdiri dari Pimpinan Ranting (PR) se-PAC Dukun menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, Jumat (20/9/2024). Foto: dok PAC Fatayat NU Dukun/NUGres

DUKUN | NUGres – Ratusan kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Dukun yang terdiri dari sejumlah Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Anak Cabang Dukun mengenakan seragam kebanggaan, mereka berbondong-bondong menuju Gedung MWCNU Dukun.

Anggota Fatayat NU dari sejumlah desa di Kecamatan Dukun ini sedianya mengikuti peringatan Maulid Rasul Saw 1446 Hijriah. Sekaligus, melaksanakan pertemuan rutin pembacaan Maulid Ad-Diba’i, pada Jumat 20 September 2024, yang bertempat di Musala Gedung MWCNU Dukun.

Ketua PAC Fatayat NU Dukun, Siti Amsaroh mengatakan, bahwa momen peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw juga bertujuan untuk merawat kebersamaan, guyup dan rukun demi penguatan organisasi Fatayat NU di wilayah Anak Cabang Dukun.

Ditambahkannya, tak kurang 180 anggota Fatayat NU Ancab Dukun terlibat dalam momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan bersama-sama secara bergantian m membaca Maulid Ad-Diba’i atau pertemuan rutinan Diba’an.

Acara ditutup dengan makan bersama dengan suasan ala santri pondok pesantren. Foto: dok PAC Fatayat NU Dukun/NUGres
Acara ditutup dengan makan bersama dengan suasan ala santri pondok pesantren. Foto: dok PAC Fatayat NU Dukun/NUGres

“Peringatan ini juga sebagai wujud peneguhan kita sebagai umat kanjeng Nabi Muhammad serta mahabbah atau rasa cinta kepada beliau,” kata sahabat Amsaroh, demikian ia biasa disapa.

“Semoga kelak kita semua dalam mengikuti peringatan ini kelak akan mendapatkan Syafaat dari Nabi Muhammad kelak di Yaumil Qiyamah,” sambungnya, memungkasi.

Tak pelak Musala An-Nahldah di komplek Gedung MWCNU Dukun itu jamaah meluber. Kendati demikian gema shalawat nabi yang dikumandangkan oleh anggota Fatayat Dukun nampak berlangsung dengan khidmat.

Menariknya, usai rangkaian pembacaan shalawat Maulid Ad-Diba’i dan doa rampung, dengan penuh keakraban ratusan anggota mengikuti makan bancaan. Susasana nampak penuh kebersamaan seperti pemandangan yang kerap dijumpai para santri di pondok pesantren.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment