MANYAR | NUGres – Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pondok Permata Suci (PPS) kembali menggelar kegiatan sosial rutin bertajuk “Jum’at Berkah”, dengan membagikan ratusan porsi nasi dan minuman gratis kepada masyarakat, Jumat (15/8/2025) pagi.
Meski terlihat sederhana, kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi program nasional “Mustika Mesem” (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem) yang diinisiasi Muslimat NU. Program ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
Ketua PR Muslimat NU PPS, Hj. Umu Rodliyah, menjelaskan bahwa Jum’at Berkah digelar rutin setiap Jumat pagi pada pekan ketiga setiap bulannya. Lokasinya berada di sepanjang Jalan Raya Pondok Permata Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.
“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kami, Muslimat NU PPS, dalam berkhidmat menebar kebaikan dan mempererat silaturahmi antarwarga. Setiap pelaksanaannya, masyarakat dapat menikmati hidangan makanan dan minuman tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Selain membagikan kepada pengguna jalan, nasi dan minuman juga diberikan kepada marbot masjid di sekitar PPS serta warga fakir miskin. Hj. Umu Rodliyah menambahkan, kegiatan ini bukan hanya soal berbagi hidangan, tetapi juga ajakan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan kebersamaan.
Tak ketinggalan, Ketua PAC Muslimat NU Manyar, Nyai Hj. Hajar Idris, turut ambil bagian membagikan nasi kepada pengendara yang melintas.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas inisiatif kegiatan yang luar biasa ini. Masyarakat juga terlihat antusias. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus istiqamah,” tuturnya.
Suasana penuh senyum dan ucapan terima kasih mewarnai Jum’at Berkah kali ini. Kehangatan dan keakraban tampak jelas, menandakan kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan.
Diharapkan kegiatan Jum’at Berkah Muslimat NU PPS terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi Pimpinan Ranting lainnya untuk menggelar aksi sosial serupa di wilayah masing-masing.
Editor: Chidir Amirullah

