DUKUN | NUGres – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Gresik menggelar Lailatul Ijtima’ ke-18 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami’ Tebuwung dengan suasana penuh khidmat, guyub, dan semangat kebersamaan.
Lailatul Ijtima’ menjadi bagian dari ikhtiar PRNU Tebuwung dalam menghidupkan tradisi (ngurip-nguripi) sekaligus menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Selain itu, acara ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan kehadiran warga NU, badan otonom, serta lembaga NU di Ranting Tebuwung.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz H. Muhris, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Shubbanul Wathan oleh jamaah yang dipimpin Ustadz Moh Shodiq. Setelah itu, acara diteruskan dengan istighosah yang dipimpin Ketua PRNU Tebuwung H. Nurfatah Imron, tahlil oleh Ustadz Moh Ikhsan, serta lantunan shalawat Nabi oleh Ustadz Ainul Hakim. Selanjutnya, Moh Syafi’ menyampaikan pembinaan program PRNU.
Ketua Takmir Masjid Jami’ Tebuwung, KH. Moh Sholeh M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan penuh kekompakan.
“Alhamdulillah, malam ini kita semua warga NU bisa hadir guyub rukun dalam program Lailatul Ijtima’ ke-18. Program ini tidak hanya menyampaikan informasi terkait agenda NU Ranting Tebuwung, tetapi juga menjadi wadah ikhlas dan istiqamah untuk memperjuangkan kejayaan NU,” tutur KH. Sholeh yang juga Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun.
Ia menambahkan, PRNU Tebuwung saat ini tengah fokus menyukseskan pembangunan kantor ranting. Menurutnya, kemandirian organisasi ditandai dengan memiliki kantor sendiri. “Pengurus harus memberi teladan dengan ikut menyumbang atau berdonasi, agar kemudian warga NU Ranting Tebuwung juga turut berpartisipasi,” pesannya.
Lebih lanjut, Kiai Sholeh menekankan pentingnya kebersamaan dalam bermasyarakat. “Kita tidak bisa hidup sendiri, pasti butuh bantuan orang lain. Karena itu, program pembangunan kantor NU ini harus tuntas sesuai target. Warga NU harus berani tombok dan nombok, itu kunci kesuksesan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa keberkahan, khususnya untuk kelancaran pembangunan kantor NU Ranting Tebuwung, yang dipimpin oleh KH. Abdul Muhshi selaku Rais Syuriyah PRNU sekaligus Pengasuh Ponpes Al Karimi Tebuwung Dukun, Gresik. Usai doa, kegiatan diakhiri dengan ramah tamah serta makan bersama menggunakan media talaman, sebagai simbol keakraban dan kebersamaan warga NU Tebuwung.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

