Saat Ngaji di Gresik, Gus Kautsar Minta Alumni Pesantren Mu’tabaroh Diberi Ruang Khidmah Meneruskan Perjuangan para Masyayikhnya

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Mengisi pengajian umum di Gresik, Gus Kautsar menyelipkan pesan penting agar masyarakat di Kabupaten Gresik memberikan ruang ataupun panggung bagi para alumni pondok pesantren yang mu'tabaroh agar khidmah ilmu dan meneruskan perjuangan para masyayikhnya. Foto: NUGres

GRESIK | NUGres – KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar) meminta masyarakat di Kabupaten Gresik agar memanfaatkan keilmuan para santri pondok pesantren yang mu’tabaroh mendapat ruang untuk mengisi pengajian keagamaan secara rutin.

“Sudah, paling paten adalah pastikan semua yang ada di sekitar kecamatan Gresik ini goleki pak, alumni-alumni pondok pesantren mu’tabaroh. Misale alumni Suci, alumni Langitan, alumni endi ae goleki. Kemudian suruh ngaji,” tutur Gus Kaustar, di penghujung pengajian yang telah disampaikan malam itu.

Dengan begitu, imbuh Gus Kautsar, pengajian-pengajian keagamaan dapat hadir dan berlangsung semakin intensif di tengah-tengah masyarakat.

“Semua ibadah itu ada waktunya. Tapi ngaji itu kewajibannya semua kondisi, semua waktu. Maka pastikan semua anak-anak, temen-temen yang ngaji di pondok-pondok mu’tabaroh, yang sudah pulang, sudah khidmat di tengah-tengah masyarakat, ambil, manfaatkan,” tukas Gus Kautsar penuh penekanan.

Bagi Gus Kautsar, sangat penting untuk memberikan ruang atau panggung bagi para alumni pondok pesantren yang mu’tabaroh, yakni pesantren yang telah diakui juga terverifikasi secara keilmuan.

“Pastikan saja semua santri-santri itu berdiri, berkarya, bermanfaat, dalam rangka meneruskan perjuangan para masayikhnya. Ora usah dadak adoh-adoh nggolek kiai kono, kiai kono, ngapain?, kurang penggawean. Karena siapa yang ngasih panggung buat teman-teman itu kalau bukan panjenengan-panjenengan,” tandasnya.

Gus Kautsar yakin bahwa ketika para santri telah dilepas oleh almamaternya, santri-santri tersebut sedianya telah dipersiapkan dan dibekali berbagai kecakapan agar bermanfaat, khususnya menjadi cahaya ilmu di tengah masyarakat.

Seperti diketahui, Gus Kautsar hadir mengisi pengajian umum di momen peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah sekaligus tasyakuran Hari Lahir ke-13 tahun jamiyyah Mahabbatul Musthofa yang diselenggarakan oleh Kelurahan Pekauman bersama MWCNU Gresik pada Sabtu 26 Juli 2025, malam.

Ribuan jamaah memadati sepanjang Jalan MH Thamrin Gresik. Mereka secara khidmat mengikuti kegiatan Pekauman Bersholawat dan Ngaji bersama KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar. Pengajian itu ditutup oleh doa penuh khidmat oleh Wakil Rais Syuriyah PCNU Gresik KH Ainur Rofiq dan Rais Syuriyah MWCNU Gresik KH Khoirul Anam Rissah.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment