STIE NU Trate Gresik Resmi Launching Prodi Bisnis Digital, Cetak Entrepreneur Muda Berdaya Saing

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Talkshow bersama narasumber inspiratif, STIE NU Trate Gresik resmi meluncurkan program studi Bisnis Digital, Sabtu (9/5/2026). Foto: dok BEM STIE NU Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE NU Trate Gresik sukses menggelar talkshow bertajuk “Digital Business Revolution: Peluang dan Tantangan Generasi Z dalam Mindset Entrepreneur Era Digital” yang dirangkaikan dengan launching Program Studi Bisnis Digital, bertempat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Sabtu (9/5/2026).

Mengusung semangat transformasi digital dan penguatan ekosistem kewirausahaan muda, kegiatan ini menghadirkan ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, praktisi bisnis, sektor keuangan, hingga pemangku kebijakan. Lebih dari 200 peserta terdiri dari siswa, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga pelaku UMKM turut memadati forum tersebut.

Acara dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah dan doa oleh Penasihat Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate Gresik, KH. Khoirul Anam Rissah.

Hadir sebagai narasumber dalam forum ini, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir, S.S., M.Hum., Founder Sheriz Shelma Ayu Desearsa, S.Psi., CPS., Founder Fahmi Bandeng Freeze Muhammad Fahmi, S.H., M.Pd., serta praktisi perbankan dan keuangan KC BTN Gresik Realita Ega Aulia, S.Si., M.M. Diskusi dipandu oleh Muhammad Mustajib, S.Kom., M.M., dosen Program Studi S1 Bisnis Digital STIE NU Trate Gresik.

Dalam sambutannya, Ketua STIE NU Trate Gresik, Zainab, S.E., M.SA., menegaskan bahwa STIE NU hadir sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri digital.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga harus menjadi ruang tumbuh bagi inovasi, kreativitas, dan kesiapan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja,” ujarnya.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir saat menyampaikan kajiannya tentang perkembangan digital. Foto: dok BEM STIE NU Gresik/NUGres
Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, dengan penuh antusias memaparkan materi tentang perkembangan teknologi digital, tantangan, hingga peluang bagi Gen Z. Foto: dok BEM STIE NU Trate Gresik/NUGres

Ketua Pelaksana yang juga anggota BEM STIE NU Trate Gresik, M. Syahrul Kholis Putra Bahari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Ia berharap talkshow dan launching Prodi Bisnis Digital dapat mendorong generasi muda lebih melek digital, adaptif terhadap perkembangan zaman.

Momentum launching Program Studi Bisnis Digital menjadi salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut. Prosesi launching diawali dengan pemutaran video perjalanan berdirinya STIE NU Trate Gresik hingga perkembangan institusi saat ini, kemudian dilanjutkan dengan peresmian bersama oleh Ketua DPRD Gresik, jajaran pimpinan STIE NU Trate Gresik, serta pihak Bank BTN Gresik.

Forum talkshow berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta yang didominasi generasi muda aktif mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari strategi personal branding, inovasi produk dan kemasan, hingga kesiapan sumber daya manusia lokal dalam menghadapi masuknya industri-industri baru di Kabupaten Gresik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menekankan pentingnya peningkatan keterampilan generasi muda agar mampu bersaing di era industri berbasis digital.

“Anak muda hari ini harus memiliki skill yang relevan dengan perkembangan zaman. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” tegasnya.

Founder Sheriz, Shelma Ayu Desearsa, turut membagikan pengalaman membangun usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Menurutnya, konsistensi dan inovasi menjadi kunci utama agar produk mampu menemukan market fit dan memiliki daya saing.

Ratusan auideenc dalam talkshow yang dirangkai dengan Launching Prodi Bisnis Digital STIE NU Gresik. Foto: dok BEM STIE NU Gresik/NUGres
Talkshow yang dirangkai dengan Launching Prodi Bisnis Digital STIE NU Trate Gresik diikuti ratusan peserta. Foto: dok BEM STIE NU Trate Gresik/NUGres

Sementara itu, Muhammad Fahmi menyampaikan pandangannya mengenai mentalitas wirausaha. Dengan gaya santai namun penuh makna, ia mengajak generasi muda untuk berani memulai tanpa harus terpaku pada latar belakang jurusan pendidikan.

“Yang terpenting adalah kemauan belajar, proses, dan keberanian mencoba. Mau bekerja, berwirausaha, atau keduanya, semua kembali pada kesiapan masing-masing,” ujarnya.

Dari sisi literasi finansial, Realita Ega Aulia menyoroti pentingnya kemampuan mengelola keuangan sejak usia muda. Ia menekankan bahwa pemahaman tentang menabung, investasi, dan pengelolaan sumber daya menjadi fondasi penting bagi generasi produktif di era digital.

Kegiatan kemudian ditutup dengan simbolis pemberian beasiswa dari Bank BTN KC Gresik yang diserahkan oleh Branch Manager KC BTN Gresik, Andi Tommy Triyono kepada Ketua STIE NU Trate Gresik untuk selanjutnya diberikan kepada mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, STIE NU Trate Gresik berharap dapat terus menghadirkan ruang sinergi yang mendorong generasi muda untuk berpikir kritis, membangun jejaring, serta berkontribusi bagi masa depan bangsa dengan mengedepankan semangat nalar, akhlak, dan penguatan kompetensi berbasis STEM di era digital.

Penulis: Muhammad Mustajib
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment