DUKUN | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Dukun menggelar Rapat Koordinasi Anak Cabang (Rakorancab) masa khidmat 2025 – 2027 pada Jumat 5 Desember 2025 dengan tema “Kader Kuat, Program Tumbuh, IPNU IPPNU Dukun Progresif Bersatu”.
Kegiatan ini sukses berlangsung di MTs Ihyaul Islam Desa Imaan Kecamatan Dukun, Gresik. Peserta Rakorancab IPNU IPPNU Dukun mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan tertib, dari awal hingga akhir.
Rakorancab tahun ini diikuti oleh 18 Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU di wilayah Kecamatan Dukun, Gresik.
Kehadiran para pengurus tersebut menjadi wujud keseriusan dalam membangun sinergi dan koordinasi berkelanjutan antarstruktur organisasi.
Acara dibuka dengan rangkaian pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan sholawat Nabi, serta sambutan-sambutan yang diakhiri dengan doa. Agenda dilanjutkan dengan pemaparan program kerja besar PAC IPNU-IPPNU Dukun kepada seluruh PR dan PK.
Selain itu, dibahas pula koordinasi terkait kegiatan Diklatama yang akan diselenggarakan oleh Lembaga CBP KPP PAC Dukun pada 26 – 28 Desember 2025 mendatang.
Setelah penyampaian materi, forum memasuki sesi tukar pendapat dan penyampaian saran dari PR dan PK untuk perbaikan program PAC ke depan.
Momen penting lainnya adalah Launching Buku Pedoman Kaderisasi oleh Departemen Kaderisasi PAC IPNU IPPNU Dukun, sebagai pedoman baru bagi seluruh kader dalam melaksanakan fungsional organisasi secara terarah.
Memasuki inti kegiatan, Rakorancab IPNU IPPNU Dukun dibagi dalam empat forum, yaitu Forum Ketua, Forum Organisasi, Forum Kaderisasi, dan Forum Media. Masing-masing forum membahas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tiap departemen sekaligus menyamakan persepsi pelaksanaan program di tingkatan ranting dan komisariat.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun, KH. Moh. Sholeh, dalam arahannya menegaskan pentingnya kemandirian kader dalam berorganisasi.
“Kader NU yang paling kecil harus bisa dan mandiri tentang organisasinya. Karena kita berada di bawah naungan NU, maka yang dijalankan adalah organisasi milik NU, bukan organisasi di luar NU,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Dukun berharap tercipta rasa saling memiliki dan mengenal antarpengurus ranting, komisariat, dan PAC.
Rakorancab juga diharapkan menjadi langkah awal pembelajaran berorganisasi yang baik untuk para pelajar, sehingga seluruh pengurus di setiap tingkatan mampu mandiri dan menjalankan organisasi sesuai pedoman yang berlaku.
Editor: Chidir Amirullah

