Unjuk Rasa di Kantor DPRD Gresik, GP Ansor Gresik Tuntut Sikap Tegas Dan Ancam Demo Lagi

oleh -98 Dilihat
Teks foto : Ketua GP Ansor Abdul Rokhim saat memimpin aksi menyikapi pernikahan manusia dengan kambing di depan DPRD Gresik (Faiz /gresiksatu.com)

KOTA | NUGres – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Gresik, Kamis (9/6/2022).

Tampak massa aksi yang juga terdiri dari Banser membentangkan spanduk besar bertuliskan “Rabi Karo Wedos, (Menikah dengan Kambing) Pelecehan Harga Diri Wanita
Tidak Tegas dan Hukum Seadil-adilnya”.

Ketua GP Ansor Gresik Abdul Rokhim menuntut tempat pesanggrahan keramat, yang dibuat ritual pernikahan manusia dengan kambing ditutup. Karena tempat tersebut milik oknum anggota DPRD Gresik.

“Kami meminta DPRD Gresik menutup tempat yang menyesatkan dan menurunkan marwah Kabupaten Gresik sebagai kota berhias iman,” ucapnya saat melakukan orasi.

Simak Juga:  PAC IPNU IPPNU Balongpanggang Dilantik, Begini Pesan Ketua MWCNU Balongpanggang

Dikatakan, pernikahan itu juga menghilangkan moral kemanusiaan. Pihaknya meminta segera lakukan tindak lanjut oleh oknum DPRD Gresik.

“Jika tidak ada tindak lanjut oleh DPRD Gresik, maka kami akan kembali demo dengan ribuan massa,” jelasnya.

Selang 15 menit massa aksi ditemui pimpinan DPRD Gresik. Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan dan Nur Saidah.

Ketua DPRD Gresik H. Qodir mengatakan, pihaknya akan melakukan tindak lanjut atas beberapa aduan masyarakat. Tentang pernikahan manusia dan kambing yang melibatkan oknum DPRD Gresik.

“Kami tidak ingin menghilangkan kepercayaan masyarakat. Kami banyak menerima beberapa pengaduan tentang hal yang viral ini. Saat ini sudah dalam tahapan verifikasi untuk dilakukan tindak lanjutnya,” ucapnya.

Simak Juga:  Gelar Baksos dan Gema Sholawat, LAZISNU Sidayu Launching Program

Qodir menegaskan, kasus ini menjadi atensi luar biasa dari masyarakat. Untuk itu, nanti hasil dari verifikasi yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) akan dilakukan transparan. Dalam hal ini Wakil Ketua Mujid Riduan yang akan memimpin BK DPRD Gresik.

“Yang pasti saat ini kami akan melakukan tindak tegas sesuai tata tertib dan kode etik untuk oknum anggota DPRD Gresik,” jelasnya.

Disinggung tentang keterlibatan Ketua BK sebelumnya M. Nasir yang ada di Pernikahan manusia dengan kambing. Menurut Qodir yang bersangkutan sudah menerima pelepasan jabatan tersebut.

“Rapat BK dipimpin Wakil Ketua DPRD Gresik didampingi unsur Pimpinan,”ujarnya. (faiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *