Rumah Anggota Fatayat NU di Gresik Dilalap Api, NU Care Lazisnu MWCNU Dukun Gerak Cepat Serahkan Donasi

Syafik Hoo - NUGres Syafik Hoo - NUGres
Pengurus Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (NU Care Lazisnu) MWCNU Dukun menyerahkan donasi kepada pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran. Penyerahan donasi dilakukan pada Ahad (25/5/2025), bersama pengurus Ranting Lazinu dan pengurus Pimpinan Ranting Fatayat NU Sembungan Kidul, Dukun. Foto: dok NU Care Lazisnu MWCNU Dukun/NUGres

DUKUN | NUGres – Pengurus Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NUCare Lazisnu) MWCNU Dukun, menyerahkan donasi musibah kebakaran rumah milik salah satu warga Sembungan Kidul, Kecamatan Dukun, Gresik. Penyerahan donasi itu dilakukan pada Ahad (25/5/2025).

Meski tidak ada korban jiwa, musibah kebakaran di tempat yang ditinggali oleh Khoirul Umah (46) itu membuat atap rumah, kasur, sejumlah pakaian hingga perabotannya ludes dilahap si jago merah.

Suasana haru menyelimuti penyerahan donasi tersebut. Terlebih, saat Pengurus Lazisnu MWCNU Dukun bersama Pengurus Ranting Lazisnu serta pengurus Pimpinan Ranting Fatayat NU Sembungan Kidul secara kompak berkunjung dan menyerahkan donasi.

Sekretaris Lazisnu MWCNU Dukun, Machzumi S.Pd., mengungkapkan bahwa program NU Peduli dengan salah satu pilarnya, yaitu untuk membantu meringankan beban korban bencana kebakaran.

“Semoga donasi yang kita serahkan sedikit ini dapat membantu meringankan beban Bu Khoirul Umah,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas wujud gerakan solidaritas dan koordinasi yang baik antar pengurus Lazisnu di tingkat MWCNU, Ranting Lazisnu, hingga berkoordinasi dengan Badan Otonom NU Ranting setempat.

“Semoga kegiatan seperti ini juga mengetuk pintu hati bagi semua pihak, dapat terus meningkatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat terhadap keberadaan Lazisnu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain merupakan anggota Pimpinan Ranting Fatayat NU di Sembungan Kidul, Khoirul Umah merupakan pekerja lepas. Sehari-hari aktifitasnya berjualan gorengan dan jualan es di depan rumahnya.

Khoirul Umah juga menceritakan bila kebakaran rumahnya terjadi saat dirinya sedang tidak ada di rumah. “(Saat kebakaran) Saya rewang (membantu) masak di tetangga, sedangkan anak saya sedang keluar ke Surabaya,” kisahnya.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment