Grand Opening Center of Flower and Garden Business Collaboration, Pusat Taman Hias Banyuurip Gresik

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Grand Opening Center of Flower and Garden Business Collaboration, Pusat Taman Hias Banyuurip, Kedamean, Gresik pada 6 Agustus 2025. Foto: ist/NUGres

KEDAMEAN | NUGres – Grand Opening Center of Flower and Garden Business Collaboration yang berlokasi di Jalan Raya Miru RT 11 RW 05, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, sukses digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Acara ini menjadi tonggak awal sinergi antara petani bunga Gresik dengan berbagai pihak strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan memperluas jangkauan pasar sektor hortikultura, khususnya bunga dan tanaman hias.

Hadir dalam acara tersebut Komisaris I Center of Flower and Garden Business Collaboration Dr. Riyan Sisiawan Putra, S.E., M.SM., CPLM., CHRMP., Ketua PCNU Gresik Dr. KH. Mulyadi, M.M., serta para tokoh masyarakat, termasuk kepala desa, kepala dusun, dan ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Bunga Banyuurip.

Direktur perusahaan Saiful Anfiroh, S.Pd., menyatakan pihaknya siap mengoordinir para petani bunga, terutama dalam penguatan legalitas seperti pembentukan badan hukum, serta pembinaan kapasitas organisasi petani.

“Kami melihat potensi besar yang bisa terus dikembangkan dari para petani bunga ini. Karenanya, kehadiran usaha ini membutuhkan kolaborasi bersama berbagai pihak,” ujarnya.

Saiful, yang pernah menjabat Wakil Bendahara PC GP Ansor Gresik periode 2020–2024, menambahkan bahwa keberadaan sekitar 400 stan pembudidaya bunga dan tanaman hias di atas lahan seluas 18 hektare menjadi peluang besar bagi berdirinya pusat taman hias Banyuurip ini.

Sementara itu, Dr. Riyan menegaskan bahwa Desa Banyuurip, khususnya Dusun Miru, memiliki potensi besar untuk menjadi sentral taman dan kebun bunga yang dikelola secara profesional.

“Kita akan membina para petani bunga agar mampu menata taman, memanfaatkan potensi lahan, dan menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di Banyuurip tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

Sebelum peresmian, Ketua PCNU Gresik Dr. KH. Mulyadi, M.M., mengingatkan pentingnya niat yang lurus dalam memulai usaha serta kesadaran akan ketergantungan manusia kepada pertolongan Allah.

“Usaha ini harus diawali dengan niat baik agar mendapat keberkahan dari Allah,” pesannya. Kiai Mulyadi juga mendorong para pemuda desa untuk bangkit dan menjadi pelindung lingkungan.

Peresmian Center of Flower and Garden Business Collaboration ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi petani bunga di Banyuurip dan sekitarnya, menjadikan kolaborasi sebagai kunci dalam mewujudkan kemandirian serta kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor hortikultura yang terarah, profesional, dan berkelanjutan.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment