Pelantikan PAC GP Ansor Gresik 2025–2028 Momentum Awal Jawab Tantangan Urbanisasi dan Literasi

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Pelantikan PAC GP Ansor Gresik 2025–2028 menjadi momentum awal dalam menjawab tantangan urbanisasi dan literasi. Foto: dok PAC GP Ansor Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gresik resmi memasuki masa khidmat baru periode 2025–2028. Jajaran pengurus dikukuhkan dalam prosesi pelantikan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik pada Ahad 28 September 2025.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Ansor Gresik Kota Merawat Peradaban Maritim, Menjawab Tantangan Urbanisasi dan Literasi.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi seluruh kader dalam menata arah gerakan organisasi di tengah dinamika masyarakat perkotaan yang terus berkembang.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut untuk memberikan dukungan moral sekaligus motivasi. Di antaranya adalah Wakil Bendahara Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Zulkarnain, serta Ketua PC LTNNU Gresik, Syafi Jamhari. Kehadiran mereka menjadi energi positif bagi para pengurus yang baru saja dilantik.

Ketua PAC GP Ansor Gresik, Bagus Muhammad Fadjar Riawan, menyampaikan pesan penting kepada kader. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari perjalanan organisasi, melainkan langkah awal untuk bekerja lebih nyata dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Pelantikan ini harus menjadi pemicu semangat. Setelah ini, rapat kerja akan segera kami gelar sebagai sarana memetakan sekaligus mengeksekusi program di setiap bidang. Baik kaderisasi, olahraga, maupun literasi, semuanya harus berjalan nyata dan menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan juga diwarnai dengan kegiatan intelektual berupa bedah buku karya tokoh NU berjudul “Kronik Juang MWCNU.”
Pelantikan juga diwarnai dengan kegiatan intelektual berupa bedah buku karya tokoh NU berjudul “Kronik Juang MWCNU”. Foto: dok PAC GP Ansor Gresik/NUGres

Selain prosesi formal, pelantikan juga diwarnai dengan kegiatan intelektual berupa bedah buku karya tokoh NU berjudul “Kronik Juang MWCNU.” Acara ini mendapatkan respons positif dari peserta yang hadir dan menambah khidmat suasana pelantikan.

“Minat kader terhadap literasi sangat tinggi. Ini menandakan bahwa ruang-ruang diskusi intelektual adalah kebutuhan penting. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperbanyak kegiatan semacam ini,” tambah Bagus.

Kegiatan ini menegaskan bahwa PAC GP Ansor Gresik tidak hanya bergerak pada aspek sosial dan kaderisasi, tetapi juga berupaya membangun tradisi keilmuan melalui kegiatan literasi dan diskusi intelektual yang produktif.

Penulis: M. Setyo Budi Utomo
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment