PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik Sukses Jadikan Pendopo Alun-alun sebagai Panggung Event Kartera 2026

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik sukses menyelenggarakan event yang berjuluk Kartera 2026 di Pendopo Alun-alun Kabupaten Gresik, Kamis (30/4/2026). Foto: dok PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMA NU 1 Gresik sukses menggelar kegiatan bertajuk Kartera 2026 di Alun-alun Gresik, Kamis (30/4/2026).

Ketua PK IPNU SMA NU 1 Gresik, Muhammad Enzo Wildan Hariyono, menjelaskan bahwa Kartera merupakan singkatan dari “Kartini Muda Berdaya”. Kegiatan ini menjadi event eksternal pertama dalam dua periode terakhir yang digelar oleh PK IPNU-IPPNU SMANUSA.

“Kartera adalah event eksternal pertama kami dalam dua periode terakhir. Pada 2026 ini, PK IPNU IPPNU SMANUSA memilih memperingati Hari Kartini melalui event gemerlap bertajuk Kartera,” terang rekan Enzo, begitu ia disapa.

Ia menambahkan, Kartera menggambarkan sosok perempuan elegan yang tangguh dalam setiap langkahnya, rela berjuang demi meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan pendidikannya, serta tidak mudah goyah dalam kondisi apa pun.

Kegiatan ini melibatkan seluruh angkatan di SMA NU 1 Gresik, yakni angkatan 57 dan 58, dengan perwakilan satu pasang siswa dan siswi dari setiap kelas. Selain itu, berbagai penampilan dari ekstrakurikuler turut memeriahkan acara.

“Tidak hanya melibatkan angkatan, kami juga menampilkan berbagai ekstrakurikuler unggulan di SMANUSA, yang didominasi oleh rekanita. Acara diawali dengan penampilan band orkestra, dilanjutkan tari SMANUSA, dan ditutup dengan variasi indah dari Paskibra SMANUSA,” ujar rekan Enzo.

Berbagai penampilan menarik yang mewadahi talenta siswa SMANUSA Gresik disajikan dalam event Kartera 2026. Foto: dok PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik/NUGres
Berbagai penampilan menarik mewadahi talenta kreativitas para siswa SMANUSA Gresik disajikan dalam event Kartera 2026. Foto: dok PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik/NUGres

Sementara itu, Ketua PK IPPNU SMA NU 1 Gresik, Zahra Naysela Rosyana, menyampaikan dua harapan usai suksesnya penyelenggaraan Kartera 2026. Ia berharap kegiatan ini mampu membuka pola pikir masyarakat bahwa perempuan dapat meraih cita-cita tanpa batas.

“Saya berharap Kartera dapat membuka mindset bahwa perempuan bisa menjadi apa pun yang diinginkan. Perempuan tidak selalu berhenti pada kehidupan setelah menikah, tetapi juga dapat merintis karier lebih luas. Selain itu, event ini diharapkan menjadi awal bagi kegiatan eksternal berikutnya yang lebih menarik dan berkesan,” ujar rekanita Zahra.

Harapan senada juga disampaikan rekan Enzo. Ia berharap seluruh siswa SMANUSA semakin menyadari dan mengembangkan potensi terbaik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, semangat juang, kreativitas, dan keberanian yang diteladankan Raden Ajeng Kartini perlu tumbuh dalam diri setiap pelajar, sehingga mampu menjadi generasi cerdas, berdaya, dan berakhlakul karimah.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, berprestasi, dan memiliki semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita,” tukasnya.

Pembina PK IPNU IPPNU SMA NU 1 Gresik, Yusuf, S.Kom., turut mengapresiasi seluruh panitia dan pengurus yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, khususnya bagi kader IPPNU.

“Semoga kader IPPNU dapat meneladani semangat Kartini dalam menuntut ilmu dan berorganisasi. Dari kegiatan ini, siswi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani tampil sebagai pemimpin di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Kartera 2026 tidak hanya menjadi media pengenalan SMA NU 1 Gresik kepada masyarakat, tetapi juga sebagai sarana penguatan organisasi IPNU IPPNU serta syiar dan eksistensi organisasi pelajar NU.

“Pelaksanaan di Alun-alun Gresik menunjukkan konsep open organization. Kami ingin menampilkan bahwa pelajar NU di SMA NU 1 Gresik adalah generasi yang aktif, kreatif, peduli sejarah, serta tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah. Secara keseluruhan, kegiatan ini merupakan bentuk dakwah bil hal,” pungkasnya.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment