DUKUN | NUGres – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Dukun menggelar Festival Santri X dengan penuh semangat kebersamaan dan silaturahmi.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang kreativitas bagi seluruh keluarga besar LP Ma’arif NU di wilayah Kecamatan Dukun, mulai dari siswa hingga para guru.
Festival Santri X LP Ma’arif MWCNU Dukun dipusatkan di MI Hidayatus Salam, pada Selasa (14/10/2025), menjadi ajang menampilkan berbagai bakat dan ekspresi terbaik dari masing-masing lembaga pendidikan.
Mengusung tema “Mengawal Kemerdekaan Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, festival kali ini menghadirkan beragam lomba dan penampilan.
Pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), perlombaan meliputi Kaligrafi Seleksi Kecamatan dan Olimpiade Aswaja tingkat Kabupaten Gresik. Sedangkan untuk TPQ tingkat MWCNU Dukun, diadakan berbagai lomba keagamaan dan seni Islami.
Selain itu, sejumlah penampilan menarik turut mewarnai berlangsungnya acara, seperti seni Al-Banjari, tari, musik islami, dan akustik turut disajikan oleh kepala madrasah serta para guru.
Penampilan tuan rumah, MI Hidayatus Salam menutup acara dengan penampilan Qasidah Al-Qosimi yang dipimpin oleh Amiri, S.Pd, selaku Kepala Madrasah.
Ketua LP Ma’arif MWCNU Dukun, Ikhwan Haji, S.HI., MH, menjelaskan bahwa Festival Santri X tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain mengadakan lomba, panitia juga memberikan ruang bagi siswa dan guru untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
“Ajang ini bukan hanya lomba, tapi juga wadah pengembangan bakat bagi siswa dan guru LP Ma’arif NU Dukun. Semoga setiap tahun ada terobosan baru dalam pelaksanaan Festival Santri HSN ini,” ujarnya.
Ikhwan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan, terutama kepada tuan rumah MI Hidayatus Salam Lowayu.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan fasilitas dan dukungan. Untuk para juara 1 dan 2 tingkat MI dan TPQ, nantinya akan melanjutkan ke tingkat Kabupaten,” jelas Ikhwan yang juga menjabat sebagai Kepala MI Miftahul Ulum Bulangan Dukun.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun, KH Moh. Sholeh, mengajak seluruh warga NU untuk terus mendukung program-program organisasi, termasuk penguatan ekonomi umat, pengembangan lembaga pendidikan, serta klinik NU.
“Kita sebagai warga NU harus berpegang teguh pada nilai-nilai dan perjuangan NU. Semoga kita semua diakui sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari karena telah menjaga dan merawat marwah NU hingga Yaumil Akhir,” tutur KH Sholeh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah MWCNU Dukun Dr. KH Ahmad Thoyyib Mas’udi, Kepala Desa Lowayu Amin Iskandar, jajaran pengurus harian MWCNU, para kepala madrasah, serta pendamping lomba dari berbagai lembaga di bawah naungan LP Ma’arif MWCNU Dukun.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

