DUKUN | NUGres – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tebuwung menyelenggarakan Lailatul Ijtima’ ke-23 pada Jumat (13/2/2026). Selain pertemuan rutin, kegiatan ini juga jadi sarana silaturahmi warga NU Ranting Tebuwung untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi.
Acara Lailatul Ijtima’ diisi dengan doa bersama yang diikuti dengan khidmat oleh warga setempat. Pada kesempatan tersebut, pengurus juga menyampaikan sejumlah informasi terkait program kegiatan PRNU Tebuwung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Ya Lal Wathon, istighosah, serta sambutan-sambutan.
Ketua Tanfidziyah PRNU Tebuwung, H. Nur Fatah Imron, menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima’ ke-23 ini menjadi kegiatan terakhir menjelang bulan Ramadan. Sekaligus, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk sosialisasi agenda bulan Ramadan yang akan dipusatkan di Kantor NU Ranting Tebuwung yang baru
“Beberapa kegiatan rutin seperti Lailatul Ijtima’ maupun pembacaan Shalawat Nariyah dan Munjiyat sementara pada bulan Ramadan kita liburkan dulu. Kita fokuskan penggunaan Kantor NU dengan berbagai kegiatan, baik yang dilakukan NU, banom, maupun lembaga NU,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Pak Nur itu juga mengajak seluruh warga NU untuk memaksimalkan kemanfaatan kantor NU yang telah dimiliki bersama.
“Kalau bukan kita yang meramaikan, siapa lagi? Alhamdulillah, semoga Kantor NU yang kita punya ini bisa menjadi media edukasi dan perkhidmatan bagi NU yang kita cintai,” terangnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PRNU Tebuwung, warga RT 20, Pemerintah Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Acara ditutup dengan doa oleh Rais Syuriyah PRNU Tebuwung, KH Abdul Muhshi, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Karimi Tebuwung, dan dilanjutkan dengan ramah tamah.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

