BUNGAH | NUGres – Ekspresi cinta kepada Rasulullah Saw, serta menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, kembali digaungkan dalam kegiatan Maulid Diba’iyah Rutin yang digelar oleh Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Kisik masa khidmat 2025 – 2027.
Acara ini berlangsung penuh khidmat di Langgar Nurul Abror, Desa Kisik, Bungah, Gresik, pada Kamis (24/7/2025) malam itu, dihadiri pelajar NU Desa Kisik, pengurus aktif PR IPNU IPPNU Kisik, serta kehadiran istimewa dari mahasiswa BBK 6 Universitas Airlangga Surabaya.
Maulid Diba’iyah tampak diikuti dengan antusias dan penuh kekhusyukan. Bagi mereka, acara ini juga tak sekadar rutinitas seremonial belaka, namun memiliki makna mendalam. Utamanya dalam memupuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw melalui pembacaan Maulid Diba’ yang sarat dengan pujian dan kisah keteladanannya.
Selain itu, acara ini menjadi media dakwah, pembinaan ruhani, dan bentuk pelestarian tradisi Islam Nusantara yang menjadi warisan Ahlussunnah wal Jama’ah.
Ketua PR IPNU Kisik, Ahmad Nur Wiji menyampaikan kalau kegiatan ini menjadi program inti organisasi yang tidak hanya melestarikan tradisi NU, tetapi juga menumbuhkan semangat berjuang dalam ranah keagamaan dan keorganisasian.
“Saya berharap kegiatan Maulid Diba’iyah rutin ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi media bagi kita semua, khususnya kader IPNU IPPNU, untuk terus menumbuhkan cinta kepada Rasulullah Saw dan menghidupkan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar rekan Aji.

Sementara itu, Ketua PR IPPNU Kisik Zueta Moris Susanti, turut menyampaikan harapannya. Ia menyebut kegiatan ini bisa menjadi ruang untuk meningkatkan kematangan spiritual para kader.
“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Diba’iyah rutin ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat kaderisasi tidak hanya dalam bidang organisasi, tapi juga dalam hal keagamaan dan spiritualitas,” ucapnya.
“Semoga ke depan, seluruh anggota bisa lebih aktif, lebih kompak, dan tetap istiqamah dalam menebarkan nilai-nilai keislaman dan semangat Ahlussunnah wal Jama’ah,” harapnya, memungkasi.
Selain sebagai media pembinaan keimanan, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat ukhuwah antara kader muda NU dan mahasiswa BBK 6 UNAIR. Para peserta terlihat larut dalam suasana religius yang menenangkan. Mencerminkan kehangatan dan kedalaman spiritual yang terus dijaga oleh PR IPNU IPPNU Kisik.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Maulid Diba’iyah ini terus menjadi tradisi unggulan yang memperkuat ruh organisasi dan keislaman di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Penulis: Ahmad Mubarok
Editor: Chidir Amirullah

