GRESIK | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-96, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Ujungpangkah.
Sebanyak 109 kepala madrasah dan kepala sekolah di lingkungan MWCNU Kecamatan Ujungpangkah, mulai dari Madrasah Diniyah, TPQ, KB, RA/TK, MI, MTs/SMP hingga MA/SMA/SMK mengikuti Rakor yang berlangsung di Kampus KH Abdul Chalim, komplek Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, pada 27–28 September 2025, kemarin.
Kegiatan diawali dengan pembinaan kepala madrasah/sekolah oleh Pengasuh PP Amanatul Ummah sekaligus Pimpinan Pergunu Indonesia, Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Halim, MA. Dalam arahannya, Kiai Asep menegaskan pentingnya meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan Ma’arif.
“Sekolah kita, Ma’arif, harus lebih baik dari sekolah negeri dalam hal apapun, kedisiplinan, kualitas, dan juga pembelajarannya. Jika sekolah kita lebih baik dari sekolah negeri maka sekolah kita akan menjadi pilihan utama, bukan pilihan terakhir. Hal ini dibutuhkan kemauan dan cita-cita yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiai Asep menyampaikan kalau terdapat tiga pilar pendidikan, yakni kepala sekolah, siswa, dan orang tua, harus memiliki kemauan yang kuat dalam memajukan pendidikan.
“Tanpa kemauan yang keras, sekolah kita akan terus ketinggalan. Bangun dan terus motivasi siswa untuk menatap masa depan dengan semangat belajar. Ajak semua guru untuk semangat mengabdi, dan anggap anak didik kita sebagai anak sendiri,” pesannya sambil mengutip hadits إنما أنا لكم مثل الوالد لولده (Sesungguhnya aku terhadap kalian laksana orang tua terhadap anaknya).
Kiai Asep juga mengajak kepala madrasah dan sekolah untuk menguatkan sinergi dengan wali murid. “Kumpulkan wali murid, ajak bersama-sama untuk komitmen mendidik anak-anak dengan penuh tanggung jawab dan keseriusan,” imbuhnya.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Ujungpangkah, Gus Nafisul Atho’, M.Ag, yang turut hadir memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus LP Ma’arif NU dan PAC Pergunu Ujungpangkah atas komitmennya dalam memajukan pendidikan di lingkungan NU.
“Kami berterima kasih atas program-program yang telah dijalankan, yang membawa dampak positif bagi pendidikan di Ujungpangkah,” ucapnya.
Rakor ini juga membahas program kerja satu tahun ke depan, termasuk program jangka pendek berupa pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025 di Lapangan Sarijaya, Desa Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik. Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh dewan guru dan siswa di bawah naungan Ma’arif NU Ujungpangkah.
Penulis: M. Kholilullah
Editor: Chidir Amirullah

