Perkuat Khidmah dan Kualitas Ibadah, LTMNU Gresik Gelar Tahsin Al-Fatihah

Luthfi Anshori - NUGres Luthfi Anshori - NUGres
Tingkatkan kualitas ibadah umat, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Gresik menggelar pembinaan tahsin bacaan surat Al-Fatihah, Ahad (26/4/2026). Foto: dok LTMNU Gresik/NUGres

KEBOMAS | NUGres — Dalam upaya meningkatkan kualitas ibadah umat, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Gresik menggelar pembinaan tahsin makharijul huruf dan sifat-sifatnya, dengan fokus pada bacaan Surat Al-Fatihah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami’ Al-Kautsar, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Ahad (26/4/2026).

Sekitar 150 peserta yang terdiri dari imam masjid, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta jamaah umum mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmah.

Pembinaan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, khususnya dalam pelaksanaan salat berjamaah.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Al-Kautsar, H. Tahiyat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi para imam dan guru ngaji dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.

“Kami bersyukur kegiatan ini dapat dilaksanakan di masjid kami. Semoga membawa keberkahan dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, khususnya bagi para imam dan jamaah,” ujarnya.

Ketua LTMNU Gresik, H. Nasichun Amin, M.Ag., menegaskan bahwa program tahsin ini merupakan bagian dari khidmah NU dalam memperkuat kualitas pelayanan takmir masjid kepada jamaah. Menurutnya, kualitas bacaan imam memiliki peran penting dalam menghadirkan kekhusyukan salat berjamaah.

“Kualitas bacaan imam sangat berpengaruh terhadap kekhusyukan jamaah. Karena itu, pembinaan seperti ini penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan sesuai tuntunan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni KH Moh. Fathoni Dimyathi, Lc., Al-Hafidz, dari Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Mojokerto, serta KH Marzuki Ihsan, Founder Super Tahfidz Sidoarjo.

Dalam pemaparannya, KH Moh. Fathoni Dimyathi menekankan pentingnya ketepatan makhraj dan sifat huruf dalam membaca Al-Fatihah. Ia mengingatkan bahwa Al-Fatihah merupakan rukun salat yang harus dibaca dengan benar.

“Al-Fatihah adalah rukun salat. Karena itu, imam harus membaca dengan benar, tidak berlebihan, serta memperhatikan makhraj dan sifat huruf. Hal ini berkaitan dengan sah atau tidaknya salat,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung. Para peserta secara bergiliran membaca Surat Al-Fatihah, kemudian mendapatkan tashih atau koreksi dari para pembimbing.

Metode ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam sekaligus perbaikan secara langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori tajwid, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, LTMNU Gresik berharap dapat terus berkhidmah dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat pelaksanaan ibadah salat berjamaah di masjid dan mushala.

Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment