Sarasehan Haul 587 Raden Santri Gresik, Ikhtiar Mengenal Lebih Mendalam Kiprah dan Perjuangan Auliya’

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Sarasehan dalam rangka memperingati Haul ke-587 Raden Santri Gresik/Sayyid Ali Murtadlo/Raja Pandita Wunut/Kakak Sunan Ampel, diselenggarakan pada Sabtu 5 Juli 2025. Foto: YouTube NUGres Channel/NUGres

GRESIK | NUGres – Di sudut komplek makam Sayyid Ali Murtadlo, atau dikenal oleh masyarakat Gresik dengan Raden Santri, membentang layar yang memantulkan cahaya serta gambar dari mesin elektronik, proyektor.

Sarasehan ini dipandu oleh moderator Yahya Muhammad merupakan dosen STAI Ihyaul Ulum Dukun Gresik, dua orang narasumber dihadirkan antara lain; Kris Adji AW penulis Buku Sunan Gresik, dan Kiai Mudhofar Usman sosok yang memiliki fokus meneliti jaringan kiai pesantren di Nusantara.

Mewakili Pengurus makam sekaligus pantia pelaksana Haul ke-587 Raden Santri Gresik, KH Mahsun menyampaikan bahwa kegiatan perdana ini diakui terasa istimewa. Pasalnya, sambung dia, telah berkembang saat ini banyak makam-makam yang diperingati dengan gelaran haul, banyak makam yang dikenal, namun bagi para peziarahnya masih belum mengenal.

“Dikenal itu—ini makamnya ini, ini makamnya ini. (Belum kenal secara mendalam) siapa ini, kiprahnya apa, perjuangannya apa, turunannya siapa. Sehingga kita mengadakan seperti ini bisa menjadikan wawasan kita semakin luas terhadap makam-makam yang ada di Gresik terutama,” ucap Pak Mahsun.

Ia juga berharap upaya menggali sejarah secara mendalam dan menjadi cerita para wali ini sedianya dapat menginspirasi pelaksanaan haul makam-makam wali dan ulama di Kabupaten Gresik.

“Karena selama ini yang kita tahu adalah bahwa sejarah dari makam-makam itu, para auliya’ itu didapatkan dari mulut ke mulut. Yang saya tahu kalau ada sejarah yang datang dari cerita si A, si B, itu bukan sejarah, itu adalah legenda. Dan legenda itu akan bisa ditambah dan dikurangi ceritanya, atau bisa diganti. Makanya kemudian ketika tidak ada cerita perjuangan para Auliya ini nanti khawatirnya ada cerita baru, nanti akan jadi masalah,” sambungnya.

Kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Sekretaris Kabupaten Gresik Ir. Achmad Washil yang hingga tuntas mengikuti sarasehan sejak awal hingga akhir. Ia kesempatan itu, Sekkab Gresik mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, narasumber dan pengurus makam Raden Santri Gresik.

“Saya ingat nasihat dari Kiai Muchtar Jamil pada beberapa waktu yang lalu saat Haulnya Dewi Sekardadu, menginformasikan iki tugase wong-wong untuk nguri-nguri sejarah dari para wali yang ada di Gresik. Informasi dari Kiai Muchtar Jamil itu ada seratusan lebih. Dan mudah-mudahan dari wilayah Wringinanom sampai ke Bawean, ini tugas kita bersama benar tadi yang disampaikan Ustadz Mahsun bahwa kita tahu tapi tidak mengenal,” ujarnya.

Sekkab Gresik juga menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten Gresik juga telah memberikan dukungan terhadap keberadaan makam para wali di kabupaten Gresik salah satunya dengan melakukan revitalisasi.

Memasuki forum sarasehan narasumber Kris Adji AW sebagai penulis buku “Sunan Gresik, Kiparah Raden Santri sang Raja Pandita Wunut di Nusantara” menyampaikan bahwa Jalan Raden Santri merupakan jalan yang ia lewati selama kurang lebih 35 tahun saat dirinya menjadi pendidik di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik.

Ulasan lebih lengkap dari kedua narasumber dapat disimak dalam dokumentasi di YouTube NUGres Channel, berjudul SARASEHAN: “Sunan Gresik dalam Pusaran Mitos, Fakta, dan Realitas Sejarah”

Sebagai informasi, berikut ini jadwal rangkaian acara Haul 587 Raden Santri/Sayyid Ali Murtadlo yang juga merupakan Kakak Sunan Ampel.

• Sabtu, 5 Juli 2025 M/9 Muharrom 1447 H. Pukul 19.30 – selesai. Sarasehan tema: “Sunan Gresik dalam pusaran mitos fakta dan realitas sejarah”

Kamis 10 Juli 2025 M/14 Muharrom 1447 Η

– Pukul 06.00 – 14.00 WIB khataman putri,

– Pukul 15.00 WIB – selesai Tahlil putri

Jum’at 11 Juli 2025 M/15 Muharrom 1447 Η – Pukul 06.00 – 14.00 WIB khataman putra

– Pukul 15.00 WIB – selesai Tahlil Putra.

– Pukul 15.00 WIB – selesai Tahlil anak-anak di jl Raden santri Gg 5.

– Pukul 19.00 – selesai pembacaan maulid Nabi

•  Sabtu 12 Juli 2025 M/16 Muharrom 1447 H. Majlis dzikir dan Maulidurrosul Muhammad SAW

Jum’at, 18 Juli 2025 M/22 Muharrom 1447 Η. Pukul: 04.45 – selesai Majelis siji bersholawat.

 

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment