DUKUN | NUGres – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Desa Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Ramadhan Camp yang dirangkai dengan santunan sosial bagi anak yatim dan warga kurang mampu.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin MI Miftahul Ulum setiap bulan Ramadan. Tahun ini, Ramadhan Camp diikuti oleh 106 siswa kelas 3 hingga kelas 6 dan dilaksanakan di halaman madrasah pada 11–12 Maret 2026.
Kepala MI Miftahul Ulum Bulangan, Ikhwan Haji, menjelaskan bahwa Ramadhan Camp merupakan program pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan spiritualitas siswa sekaligus menumbuhkan kebersamaan melalui berbagai kegiatan positif selama bulan suci Ramadan.
“Ramadhan Camp ini bertujuan meningkatkan spiritualitas, ketakwaan, serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Ramadan,” ujar Ikhwan Haji.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Madrasah melalui apel pembukaan yang diikuti seluruh civitas akademika MI Miftahul Ulum Bulangan.
Ikhwan menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa. Melalui rangkaian kegiatan seperti bangun sahur bersama, ibadah berjamaah, serta jadwal aktivitas yang teratur, para siswa dilatih untuk mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengendalikan diri.
Sebanyak 106 siswa mengikuti kegiatan ini dengan mendirikan tenda dan bermalam selama dua hari di lingkungan madrasah. Para peserta dibagi dalam beberapa regu putra dan putri untuk menumbuhkan kerja sama serta kekompakan.
“Ramadhan Camp ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antar siswa dalam suasana yang islami dan penuh keakraban,” pungkas sosok yang juga Ketua LP Ma’arif MWCNU Dukun ini.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi oleh alumni madrasah. Berbagai aktivitas keagamaan dilaksanakan, mulai dari tadarus Al-Qur’an, praktik wudu, salat berjamaah, pembelajaran tentang zakat fitrah, hingga salat tarawih bersama. Selain itu, panitia juga menggelar sejumlah lomba seperti qiraah dan shalawat dengan memanfaatkan alat dapur sebagai iringan.
Talita, salah satu peserta dari kelas 3, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Ramadhan Camp menjadi pengalaman yang menyenangkan karena diisi dengan berbagai kegiatan menarik bersama teman-temannya.
“Saya sangat senang mengikuti Ramadhan Camp ini. Kegiatannya menarik dan menyenangkan. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujar Talita.
Puncak kegiatan Ramadhan Camp ditutup dengan acara buka puasa bersama yang diikuti seluruh siswa dan dewan guru. Pada kesempatan tersebut, MI Miftahul Ulum juga menyalurkan 19 paket bingkisan kepada anak yatim piatu dan warga kurang mampu.
Kegiatan santunan ini menjadi wujud kepedulian sosial madrasah sekaligus upaya menanamkan nilai empati dan kemanusiaan kepada para siswa sejak dini.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

