CERME | NUGres – Di sela Pelatihan Manajemen Kurban Angkatan III yang digelar oleh Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU Gresik) di Masjid Al Chanifah, Perum Patra Raya Cerme, Gresik pada Ahad (1/6/2025), Ketua LTMNU Gresik, H. Nasichun Amin, M.Ag memperkenalkan program inovatif yang berjuluk “Badan Usaha Masjid Makmur”.
Program ini, menurutnya digagas sebagai ikhtiar pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas masjid yang tengah dirintis oleh LTMNU Gresik.
Disamping itu, Badan Usaha Masjid Makmur bertujuan menciptakan unit-unit usaha kolektif yang digerakkan oleh takmir masjid, dengan melibatkan potensi jama’ah dan lingkungan sekitar.
Beberapa jenis usaha yang tengah dipetakan antara lain Jasa pencucian karpet masjid dengan standar kebersihan profesional, Pemotongan unggas halal yang sesuai syariat dan higienis, produksi sabun lantai ramah lingkungan untuk kebutuhan masjid dan rumah tangga, pendampingan usaha kecil jama’ah dari sisi permodalan manajemen hingga pemasaran.
Langkah ini diambil sebagai bentuk ikhtiar untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah dan kajian, tetapi juga sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi umat yang berbasis nilai-nilai Islam.
“Kami ingin masjid tak hanya ramai dalam ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan umat secara ekonomi. Masjid harus makmur secara spiritual sekaligus produktif secara sosial,” ungkap H. Nasichun Amin.
LTMNU Gresik menyadari bahwa tantangan keumatan hari ini tak hanya soal ibadah, tapi juga soal ketahanan ekonomi, lapangan kerja, dan daya saing umat.
Karena itu, program Badan Usaha Masjid Makmur ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan kolektif yang berkelanjutan dan berbasis jama’ah.
Program ini ditargetkan mulai berjalan dalam beberapa bulan ke depan, dengan pendampingan bertahap dari LTMNU Gresik.
Masjid-masjid yang tertarik akan didampingi dalam penyusunan rencana usaha, pelatihan teknis, hingga pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
LTMNU Gresik, sebagai bagian dari struktur Nahdlatul Ulama, terus mengokohkan perannya sebagai pelayan umat (khadimul ummah). Tidak hanya dalam ranah spiritual, tetapi juga dalam menjawab persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menyebarkan manfaat, menghadirkan pembinaan yang merata, serta menjadi mitra strategis umat dalam membangun peradaban yang lebih baik. Inilah wajah NU yang Rahmatan lil ‘Alamin,” pungkas H. Nasichun Amin.
Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

