Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Ujungpangkah Gresik, Ada Kompetisi Video Kreatif Pelajar NU hingga Pelatihan Kesehatan Santri

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Flyer publikasi rangkaian agenda peringatan Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Ujungpangkah bersama elemen Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Foto: dok MWCNU Ujungpangkah/NUGres

UJUNGPANGKAH | NUGres – Rangkaian acara dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dihelat oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah dengan melibatkan secara aktif seluruh badan otonom (banom) maupun elemen NU di tingkat kecamatan tersebut.

Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional MWCNU Ujungpangkah dimulai dengan Apel Kader IPNU IPPNU pada 28 September 2025, disusul Pengibaran Bendera dan Atribut NU di seluruh ranting mulai 7–31 Oktober 2025.

Beragam kegiatan edukatif dan inspiratif turut meramaikan agenda, di antaranya Lomba Video Kreatif pada 8–31 Oktober oleh IPNU IPPNU, Senam Santri pada 10 Oktober, Festival Santri di tanggal 14 Oktober, serta Bahtsul Masail oleh LBM MWCNU Ujungpangkah yang dijadwalkan pada 15 Oktober 2025.

“Lomba video kreatif bertujuan mengajak para pelajar NU memperkuat karakter, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah Saw, hingga menghormati dan meneladani peran para kiai dan santri atas kontribusinya kepada bangsa,” demikian penjelasan event Video Kreatif dalam Term of Reference PAC IPNU IPPNU Ujungpangkah, diterima NUGres, Selasa (8/10/2025) malam.

Selain itu, pada rangkaian peringatan Hari Santri 2025 MWCNU Ujungpangkah juga diadakan pembacaan Manaqib oleh Muslimat NU dan Gemblengan Banser pada 19 Oktober, kemudian Khotmil Qur’an dan Istighotsah serta Doa Bersama serentak di masjid se-MWCNU pada 21 Oktober 2025.

Momentum kebangsaan semakin kuat dengan Upacara Bendera Hari Santri (22 Oktober) dan Kegiatan Rijalul Ansor (23 Oktober). Pada 25 Oktober, PAC Fatayat NU Ujungpangkah menggelar Ziarah Muharrik NU di beberapa makam tokoh pendiri NU setempat.

Agenda berlanjut dengan Pelatihan Kesehatan Santri hasil kolaborasi LKNU dan Klinik Mabarrot Al Mustasyfa pada 26 Oktober, serta ditutup dengan Festival Da’i Santri NU oleh LDNU pada 10 November 2025.

Ucy Nur Hamida Al Abrori, drg., M.Kes., selaku Direktur Klinik Mabarrot Al Mustasyfa MWCNU Ujungpangkah kepada NUGres menyampaikan, Pelatihan Kesehatan Santri bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pelatihan seputar kesehatan bagi para santri di lingkungan pondok pesantren.

“Kegiatan ini penting mengingat banyak santri yang sakit dan perlu adanya kader-kader kesehatan untuk saling menjaga kondisi kesehatan minimal dalam pencegahan dini,” jelasnya, Rabu (8/10/2025) pagi.

Seperti diketahui, Menteri Agama RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, dalam peluncuran logo dan tema Hari Santri 2025 pada 22 September 2025 lalu di Pondok Pesantren Tebuireng, mengajak seluruh pesantren di Indonesia terus menjaga tradisi, memperkuat pendidikan, dan berkontribusi nyata bagi peradaban dunia.

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tapi juga harus menjadi pusat lahirnya ilmuwan, pemimpin, dan pemikir besar yang membangun Indonesia dan dunia,” tuturnya. Seperti diketahui tema peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 yakni “Mengawal Indonesia Merdeka, Menjaga Peradaban Dunia”.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment