CERME | NUGres – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik menegaskan komitmennya untuk mengarahkan fokus dan prioritas pada hal-hal yang bersifat substansial dalam keberlangsungan jamiyyah.
“Organisasi kita harus ngurusi hal-hal substansi, terlebih lagi pendataan aset. Rumah Sakit NU akan terus berjalan pembangunannya, makane perlu dukungan panjenengan sedoyo. Begitu juga kualitas sekolah-sekolah NU harus kita galakkan. Penertiban aset bukan hanya pendataan, tetapi agenda besar pemberdayaan dan pembangunan,” kata Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, Drs. H. Saiful Kirom, MM.
Hal tersebut disampaikan di sela pelaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) untuk menyapa Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWNU) Cerme bersama seluruh elemen NU dalam naungannya pada Ahad 31 Agustus 2025, di Aula KH. Ghufron Thohir, YPI Darussalam Cerme, Gresik.
Sekitar 125 undangan terdiri dari jajaran pengurus MWCNU Cerme, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Cerme, badan otonom NU serta lembaga di lingkungan MWCNU Cerme hadir dalam konsolidasi jamiyyah ini.
Ketua LWPNU MWCNU Cerme, Ustadz M. Edy Zainuddin, M.Pd, melaporkan progres pendataan aset wakaf NU. Dari hasil kerja bersama LWPNU Cerme, IPNU IPPNU, BPN Gresik, KUA Cerme, serta dukungan ormas keagamaan, tercatat 276 bidang tanah wakaf, terdiri dari 216 bidang, 54 bidang bersertifikat hak milik (SHM), dan 6 bidang dengan dasar petok yayasan.

Sebagai tambahan, Ust. Edy atau akrab disapa Pak Zen menyampaikan bahwa data progres aset wakaf tersebut juga sudah disiapkan dalam bentuk link Drive yang berisi dokumen lengkap, termasuk bukti fisik sertifikat wakaf. Hal ini untuk memudahkan kontrol, verifikasi, sekaligus memastikan kemanfaatan data tersebut ke depan.
Wakil Sekretaris PCNU Gresik, Asadi Ikhsan, menambahkan bahwa NU tengah mengembangkan sistem wakaf berbasis platform digital. “Sistem digital ini akan memudahkan proses verifikasi dan legalisasi aset, sekaligus menjadi dasar pengelolaan serta pemanfaatan aset NU secara terpusat dan aman,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Gresik, Dr. H. Ahmad Jazuli, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa PCNU Gresik saat ini melaksanakan amanah PBNU terkait sensus aset di 16 kecamatan.
“Alhamdulillah, di Gresik saja sudah tercatat lebih dari 2 juta hektar aset milik NU. Berdasarkan pendataan, MWCNU Cerme termasuk kategori baik di tingkat kecamatan. Ke depan, MWC perlu terus membantu ranting untuk menyukseskan sensus aset,” terangnya.
Ia juga menegaskan pentingnya integrasi data melalui Siwaknu, sistem digital yang memperkuat manajemen aset NU. “Integrasi ini menciptakan infrastruktur yang kuat bagi generasi mendatang, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi dan struktur organisasi NU. Turba ini menjadi langkah kolaborasi untuk menyatukan visi, bahwa NU hadir bukan hanya di ranah spiritual, tetapi juga berkhidmat dalam sosial, pendidikan, dan kesehatan,” pungkasnya.
Turba PCNU Gresik di MWCNU Cerme ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan visi kebersamaan. Harapannya, NU di tingkat ranting hingga cabang semakin solid menjaga amanah organisasi demi kesejahteraan umat.
Penulis: Arif Fahrudin Insani
Editor: Chidir Amirullah

