Hari Pertama Idulfitri 1447 H, Jalanan di Gresik Lengang dan Sepi Kendaraan

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Hari pertama Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026) pagi, jalanan di Kabupaten Gresik Lengang dan Sepi Kendaraan. Foto: Instagram @nugresik

GRESIK | NUGres – Hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, menghadirkan suasana berbeda di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gresik. Sejak pagi hari, arus lalu lintas tampak lengang, jauh dari hiruk pikuk kendaraan seperti hari-hari biasa.

Kondisi tersebut salah satunya terlihat di Jalan Raya Daendels atau jalur Pantura Gresik. Kelengangan tampak membentang dari Kecamatan Bungah hingga Sidayu. Jalan nasional yang biasanya dipadati aktivitas transportasi kini terlihat lebih lapang dan tenang, menghadirkan nuansa Idulfitri yang khusyuk dan damai.

Pemandangan ini menjadi kontras dibandingkan hari normal, ketika kendaraan besar dan truk logistik melintas tanpa henti. Pada hari raya, deru mesin kendaraan berat nyaris tidak terdengar, berganti dengan suasana yang lebih hening.

Lengangnya jalan raya di Gresik ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pembatasan operasional angkutan barang selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor utama berkurangnya kepadatan lalu lintas.

SKB ini diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Kementerian Pekerjaan Umum sebagai upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Aturan tersebut berlaku mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

Selain kebijakan pembatasan, momentum Hari Raya Idulfitri juga turut memengaruhi menurunnya aktivitas kendaraan. Cuti bersama yang berlangsung pada 20 hingga 24 Maret 2026 membuat sebagian besar masyarakat memilih berkumpul bersama keluarga di rumah, sehingga mobilitas di jalan raya berkurang secara signifikan.

Suasana jalan yang lengang ini justru memberikan kenyamanan tersendiri bagi masyarakat yang melakukan silaturahmi antardesa maupun antarwilayah di Kabupaten Gresik.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment